Breaking News:

Rekomendasi Kuliner

Nasi Boran Tanpa Nama dan Legendaris di Lamongan, Sehari Ludes Hingga Ratusan Porsi

Tidak memiliki nama yang paten, penjaja nasi boran ini berlokasi tepat di pertigaan antara Jl Basuki Rahmat dan Jl Sunan Giri, Lamongan.

TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa'
Nasi boran milik Ibu Utami, meski tidak memiliki nama namun sangat legendaris sejak 1984. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berkunjung ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur rasanya kurang lengkap kalau tidak mencicipi kuliner khasnya.

Bukan pecel lele atau soto, kamu bisa mencoba nasi boran, kuliner khas yang hanya bisa dijumpai di Lamongan.

Nah, di Lamongan sendiri ada satu penjual nasi boran yang cukup populer dan sangat legendaris.

Tidak memiliki nama yang paten, penjaja nasi boran ini berlokasi tepat di pertigaan antara Jl Basuki Rahmat dan Jl Sunan Giri, Lamongan, Jawa Timur.

Meski tidak memiliki nama, rupanya penjaja nasi boran tersebut sudah berjualan secara turun temurun sejak 1984.

Ibu Utami, selaku penjual mengaku telah mewarisi resep nasi boran dari nenek buyutnya dulu.

Lapak nasi boran milik Ibu Utami, meski tidak memiliki nama namun sangat legendaris sejak 1984.
Lapak nasi boran milik Ibu Utami, meski tidak memiliki nama namun sangat legendaris sejak 1984. (TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')

Bukan berada di kedai atau warung, tempat makannyapun cukup sederhana, yaitu di sebuah tenda kecil di pinggir jalan.

"Ini memang tidak ada namanya, ya nasi boran gitu aja. Tapi semua orang sudah pada tahu," ujar Ibu Utami saat ditemui TribunTravel, Sabtu (12/9/2021).

Meski terletak di pinggir jalan, nasi boran milik Utami tidak pernah sepi pembeli.

Silih berganti pelanggan berdatangan untuk mencicipi kelezatan nasi boran Ibu Utami yang khas.

Tak tanggung-tanggung beberapa di antara pelanggan tersebut bahkan sering kali membungkus nasi boran dalam porsi banyak untuk dibawa pulang.

Ibu Utami mengaku, kunci kelezatan dari nasi borannya ini berasal dari resep turun-temurun yang ia pertahankan hingga sekarang.

Sehingga tak heran jika cita rasanya selalu konsisten, dan masih bisa eksis hingga puluhan tahun.

"Soal bumbu, ya sebenarnya sama saja dengan yang lainnya. Tapi saya tetap menjaga resep turun temurun yang diberikan keluarga," ungkapnya.

Baca juga: Nasi Boran Mbak Ita, Kuliner Khas Lamongan Langganan Istri Bupati hingga Pejabat

Baca juga: Menyantap Penyetan Ikan Asap di Lamongan, Makan dengan Nuansa Pedesaan di Gubuk Bambu

Baca juga: Aola Pantura, Tempat Nongkrong Asyik di Lamongan Sambil Menikmati Pemandangan Pantai

Lapak nasi boran milik Ibu Utami, meski tidak memiliki nama namun sangat legendaris sejak 1984.
Lapak nasi boran milik Ibu Utami, meski tidak memiliki nama namun sangat legendaris sejak 1984. (TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')
Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved