Breaking News:

Fakta Unik Holywings yang Viral, Dulunya Ternyata Kedai Nasi Goreng

Viral Holywings dianggap langgar PPKM dan disegel, begini cerita awal berdirinya Holywings yang diceritakan oleh Ivan Tanjaya.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
Instagram/@holywingsindonesia
Holywings Indonesia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Nama Holywings menjadi perbincangan publik baru-baru ini setelah salah satu gerainya di kawasan Kemang disegel.

Penyegelan gerai Holywings di Kemang dilakukan karena dianggap melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

Ramainya pemberitaan tentang resto-bar Holywings pun menjadi perbincangan warganet.

Holywings.
Holywings. (Instagram/@holywingsindonesia)

Banyak di antara warganet yang tidak tahu apa itu Holywings, bahkan ada juga yang mengira bahwa Holywings mirip dengan Wingstop yang menjual ayam goreng.

Salah satu owner Holywings Indonesia, Ivan Tanjaya, mengaku memulai usaha food and beverages di tahun 2015.

Awalnya ia bersama rekannya Eka Setia Wijaya memulai usaha dengan berjualan nasi goreng dengan nama Kedai Opa di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ivan Tanjaya, owner Holywings Indonesia.
Ivan Tanjaya, owner Holywings Indonesia. (YouTube/ Holywings)

Namun, usaha nasi goreng tersebut hanya berjalan selama tiga bulan dan ruko yang mereka sewa disulap menjadi Holywings yang pertama.

Ivan Tanjaya mengungkapkan bahwa Kedai Opa saat itu tidak bisa berkembang.

"Dibilang gagal, nggak gagal banget secara hasil, tapi gagal nggak bisa dikembangin," kata Ivan Tanjaya dikutip TribunTravel dari YouTube Holywings, Rabu (8/9/2021).

"Jadi misal bulan pertama Rp 100 juta nih, bulan kedua Rp 70 juta, bulan ketiga Rp 50 juta," imbuhnya.

Baca juga: Tarif Gratis Sampai 16 September, Ini Syarat Perjalanan KA Bandara YIA

Baca juga: Pesona Pantai Joko Mursodo Lamongan, Tempat Wisata Asyik Buat Swafoto Berlatar Pohon Bakau

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved