Breaking News:

Kisah Heroik Neerja Bhanot, Pramugari yang Tewas saat Lindungi Penumpang dari Pembajak Pesawat

Neerja Bhanot bekerja sebagai pramugari untuk Pan American World Airways ketika tragedi terjadi pada pagi hari, 5 September 1986.

Flickr.com/ Paul Stocker
Ilustrasi - Pramugari yang sedang bertugas di kabin pesawat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Neerja Bhanot bekerja sebagai pramugari untuk Pan American World Airways ketika tragedi terjadi pada pagi hari, 5 September 1986.

Saat singgah rutin di Pakistan, Pan Am Penerbangan 73 dibajak oleh empat teroris Palestina bersenjata.

Meskipun hampir semua orang lumpuh karena ketakutan, Neerja Bhanot tidak membuang waktu untuk mencoba meredakan situasi.

Neerja Bhanot baru berusia 22 tahun saat itu.

Pemikiran cepat Bhanot menyelamatkan pilot dan ratusan lainnya dari pembajakan berbahaya selama 17 jam yang merenggut 20 nyawa – termasuk nyawanya sendiri.

Baca juga: 25 Tips Nyaman Terbang Jarak Jauh, Termasuk Bersikap Baik dengan Pramugari & Pramugara

Seorang pramugari asal India yang dengan kisah heroiknya telah memberikan banyak inspirasi bagi seluruh perempuan di dunia.
Seorang pramugari asal India yang dengan kisah heroiknya telah memberikan banyak inspirasi bagi seluruh perempuan di dunia. (Facebook.com/The Neerja Bhanot Page Neerja Bhanot)

Baca juga: Buat Video TikTok, Pramugari Ini Ungkap 13 Tips Aman di Pesawat dan Hotel

Seorang pahlawan sampai akhir, dia ditembak mati saat melindungi tiga anak dari tembakan.

Ini adalah kisahnya yang luar biasa.

Siapa Neerja Bhanot?

Lahir pada 7 September 1963, di Chandigarh, India, Bhanot pindah ke Mumbai saat remaja, TribunTravel melansir dari allthatsinteresting.

Dia baru saja mendaftar di St. Xavier's College ketika seorang fotografer melihatnya di kampus dan dia mulai menjadi model untuk toko seperti Paville dan produk seperti Vaporex.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved