Breaking News:

Kisah Mantan Pramugari Buka Bisnis Kuliner, 3.000 Kue Pasta Ubi Terjual Seminggu

Mantan pramugari buka usaha Whisking Bakes, dan menu yang menjadi andalan adalah pasta ubi yang hampir per minggunya bisa menjual 3.000 pasta ubi

Instagram/ @whiskingbakes
Pramugari buka bisnis Whisking Bakes 

TRIBUNTRAVEL.COM - Saat pandemi Covid-19 menerjang Indonesia sejak setahun lalu, perekonomian ikut menurun.

Termasuk sektor penerbangan juga terdampak selama pandemi Covid-19.

Tak hanya seorang pilot, pramugari dan pramugara juga ikut dihentikan dan adapula yang kontraknya tidak diperpanjang lagi.

Seperti yang dialami Chanel Li.

Baca juga: Heboh Pramugari Lakban Penumpang, Maskapai AS Beri Catatan Khusus

Pramugari jualan buka bisnis Whisking Bakes
Pramugari jualan buka bisnis Whisking Bakes (Instagram/ @whiskingbakes)

Melansir dari laman mothership.sg, Kamis (26/8/2021) kontrak kerjanya tidak diperpanjang pada April 2020 lalu.

"Pada tahun lalu, saya tidak mendapatkan bayaran sama sekali. Karena saya seorang trainee, kecuali saya menyelesaikan pelatihan saya, saya tidak bisa melakukan penerbangan sama sekali. Jadi itu mengecewakan juga."ujar Chanle Li.

Seorang pramugari Scoot berusia 23 tahun ini telah menjadi pramugari selama beberapa tahun, ia sempat bingung dan akhirnya bangkit dan memutuskan untuk berjualan kue.

Bisnis kue yang dirintis Chanel Li ini bernama Whisking Bakes.

Baca juga: Pramugari Jualan Martabak Gula Aren di Jakarta, Siang Jualan Malamnya Tugas di Pesawat

Perlu diketahui, Whisking Bakes merupakan bisnis kue keju bakar dan pasta ubi.

Pada saat itu, bisnis kue keju bakar ini sedang trend.

Tapi bisnisnya tidak selalu berjalan lancar.

Saat tren berkurang, begitu pula pesanan untuk kue keju bakarnya.

Pada titik terendahnya, Whisking Bakes hanya menerima satu pesanan per minggu.

"Saya tidak tahu bagaimana saya ingin melanjutkan bisnis saya, atau bahkan bagaimana melanjutkan karir saya. Saya sangat tergoda untuk menyerah pada segalanya dan tinggal di rumah untuk menonton drama Korea sepanjang hari."ungkap Chanel Li.

Baca juga: Viral di Medsos, Pramugari Minta Penumpang Rekatkan Masker Pakai Lem di Wajah Balita

Pasta Ubi buatan Whisking Bakes
Pasta Ubi buatan Whisking Bakes (Instagram/ @whiskingbakes)

Namun, Chanel Li tidak tahan melihat dirinya menyia-nyiakan hidupnya, jadi sebagai gantinya, dia mengambil istirahat dua bulan dari Whisking Bake dan melakukan beberapa pekerjaan sementara, dan juga menggunakan waktu itu untuk menemukan ide-ide baru.

Akhirnya, ia mendapatkan ide tepat saat periode Tahun Baru Imlek 2020.

Alih-alih menjual kue tar nanas adalah musiman, ia memikirkan sesuatu yang kurang konvensional yakni pasta ubi.

"Ketika kami mendekati Tahun Baru Imlek, permintaan lebih tinggi sehingga kami membuat sekitar 1.000 kue tar setiap hari. Itu adalah periode di mana kami tidak bisa tidur banyak." tutur Chanel Li.

Chanel Li awalnya berpikir bahwa pasta ubi hanya akan menjadi spesial musiman.

Tapi karena pelanggannya merasa ketagihan, ia sekarang membuka praorder setiap minggu dan dapat menghasilkan hingga 3.000 dalam seminggu.

Baca juga: Sisi Asih Beberkan Cara Pramugari dan Pramugara Salat di Pesawat, Unggahannya Tuai Pujian

Baca juga: Eks Pramugari Jualan Lontong Sayur di Tangerang, Harga Murah Seporsi Mulai Rp 13 Ribuan

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Baca selengkapnya terkait pramugari di sini

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved