Breaking News:

Pramugari Jualan Martabak Gula Aren di Jakarta, Siang Jualan Malamnya Tugas di Pesawat

Martabak dengan rasa gula aren di Jakarta Barat. Penjualnya merupakan seorang pramugari yang masih bertugas di sebuah maskapai penerbangan.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
YouTube Bang Mpin
Martabak Bangka Lafieta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Martabak manis umumnya memiliki beberapa varian rasa, mulai dari cokelat kacang, pisang keju, nutella, dan masih banyak lagi.

Namun tak banyak yang menyajikan martabak dengan rasa gula aren.

Di Jakarta Barat, ada gerai yang menjual martabak gula aren.

Penjualnya merupakan seorang pramugari bernama Desi, yang saat ini masih bertugas di sebuah maskapai penerbangan.

Penasaran dengan rasa martabak gula aren buatan pramugari, food vlogger Meivin Johanes atau akrab disapa Bang Mpin mendatangi Martabak Bangka Lafieta.

Baca juga: 5 Tempat Makan Siang di Jakarta Pusat yang Legendaris dan Terkenal Enak

Lokasinya ada di Foodcourt Apartement Centro City Jalan Daan Mogot II Gg. Macan No.4-5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Martabak Bangka Lafieta (YouTube Bang Mpin)

"Iya masih terbang. Ini nanti malam terbang," ungkap Desi melalui channel YouTube Bang Mpin.

Desi mengatakan, martabak bangka buatannya memakai gula aren pada adonan dan topping-nya.

Baca juga: Nasi Uduk Hidden Gems di Jakarta Barat Laris Manis, Jualan 3 Jam Ludes Ratusan Porsi

"Tepung sama topping-nya (pakai gula aren), jadi kita nggak pakai gula putih (gula pasir). Pakai gula aren asli. Itu asli dari Bangka," ujarnya.

Ia mengungkapkan, gula aren di Jawa berbeda dengan gula aren Bangka.

"Beda rasanya sih ya. Kalau di Bangka itu aku bikin sendiri gula arennya. Di sana itu mamaku ada orangnya langsung yang bikin gula arennya," lanjutnya.

Penasaran, Bang Mpin pun bertanya kenapa Desi menjajakan martabak yang terbuat dari gula aren.

Desi menceritakan saat seseorang tidak bisa menyantap martabak manis karena mengidap menyakit diabetes.

Akhirnya Desi pun berinisiatif membuat martabak berbahan dasar gula aren yang cenderung lebih aman disantap.

Sementara untuk rasa tidak perlu diragukan lagi, karena Desi menggunakan resep keluarga.

"Desi itu asli Bangka. Papa mamanya di sana, dia di Jakarta sendiri. Nah keluarganya punya usaha martabak (di Bangka). Jadi resepnya nggak usah dipertanyakan lagi, sengaja dibawa dari Bangka ke Jakarta," jelas Bang Mpin.

Martabak Bangka Lafieta (YouTube Bang Mpin)

Martabak Bangka Lafieta menyajikan empat jenis adonan martabak, mulai dari gula aren, original, pandan, charcoal, dan red velvet.

Namun yang menjadi best seller adalah gula aren dan charcoal.

Baca juga: 6 Kuliner Malam di Medan yang Tak Boleh Dilewatkan, Ada Martabak Gapa yang Dimasak Pakai Arang

Bang Mpin pun memesan dua jenis martabak tersebut dengan topping berbeda.

Setelah pesanannya siap, Bang Mpin langsung mencicipinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved