Breaking News:

Menjelajah Pulau Curiak, Surga Tersembunyi di Kalimantan Selatan

Pulau Curiak berlokasi di Marabahan Baru, Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Terdapat Gazebo untuk bersantai menikmati suasana alam hutan mangrove di kawasan Pulau Curiak 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kalimantan Selatan menyimpan beragam tempat wisata yang menarik untuk dijelajahi.

Satu yang wajib dikunjungi adalah Pulau Curiak.

Pulau Curiak berlokasi di Marabahan Baru, Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Keunikan Pulau Curiak terletak pada keberadaan hutan mangrove yang sejuk dan asri.

Baca juga: Inilah Keunikan Bubur Asyura yang Disajikan Setiap 10 Muharam di Kalimantan Selatan

Terdapat Gazebo untuk bersantai menikmati suasana alam hutan mangrove di kawasan Pulau Curiak
Terdapat Gazebo untuk bersantai menikmati suasana alam hutan mangrove di kawasan Pulau Curiak (banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Baca juga: Menelusuri Keindahan Air Terjun Sidando, Surga Tersembunyi di Kalimantan Selatan

Selain itu kawasan Pulau Curiak juga menjadi Stasiun Riset Bekantan oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) sejak Juni 2018 lalu.

Dilansir TribunTravel dari banjarmasin post, banyak wisatawan yang berkunjung ke Pulau Curiak khusus untuk melakukan pengamatan terhadap bekantan.

Spot Wisata Pulau Curiak

1. Pasar Ikan Terapung

Baca juga: Jelajah Bukit Matang Kaladan, Tempat Wisata Instagramable di Kalimantan Selatan

Pasar Twrapung Ikan yang berada di Kawasan Pulau Curiak
Pasar Twrapung Ikan yang berada di Kawasan Pulau Curiak (banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Baca juga: Jangan Ganggu Hewan Ini saat Jalan-jalan ke Bukit Kapayang, Kalimantan Selatan

Lokasi Pasar Ikan Terapung ini berada di Muara Sungai Anjir yang masih satu kawasan dengan Pulau Curiak.

Sesuai namanya, aktivitas jual beli bahan pokok makanan berlangsung di atas perahu.

Di Pasar Ikan Terapung, kamu bisa mendapatkan beragam jenis hasil sungai yang segar.

Seperti ikan dan udang.

Disampaikan Camat Anjir Muara Jaya Hidayatullah, nelayan biasanya menangkap hasil sungai tersebut dengan alat tradisional pada malam hari, kemudian berkumpul di muara sungai untuk menawarkan hasil tangkapannya kepada pembeli.

"Ada berbagai ikan yang biasa dijual nelayan, seperti patin, lais, lawang, pipih, bakut, udang galah dan lainnya," ungkap Jaya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved