Breaking News:

Wajib Dicoba! 3 Kuliner Legendaris di Bogor Ini Sudah Berdiri Puluhan Tahun dan Selalu Laris

Beberapa kuliner khas Bogor bahkan sudah buka puluhan tahun dan menjadi hidangan legendaris yang punya banyak penggemar.

Instagram/tummyandpalate
Soto Kuning Pak Salam 

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan ke Bogor kurang lengkap rasanya tanpa mencicipi beragam kuliner khas Bogor yang terkenal lezat.

Beberapa kuliner khas Bogor bahkan sudah buka puluhan tahun dan menjadi hidangan legendaris yang punya banyak penggemar.

Tak perlu bingung cari kuliner di Bogor, mulai pagi hingga malam hari.

Berikut 3 kuliner legendaris di Bogor yang tak boleh dilewatkan dan selalu diburu wisatawan yang liburan ke Bogor.

1. Bubur Ayam Kabita

Bubur Ayam Kabita di Kota Bogor.
Bubur Ayam Kabita di Kota Bogor. (Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah)

Di Kota Bogor ada bubur ayam legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 1971 yakni Bubur Ayam Kabita.

Sesuai seperti namanya Kabita, yang berasal dari bahasa sunda mengandung arti tergoda atau menjadi kepingin.

Seporsi bubur ayam Kabita disajikan dengan kuah kaldu berwarna kecoklatan dengan bumbu rahasia dan dipadukan kecap asin.

Rahasia lain yang membuat rasa Bubur Ayam Kabita konsisten adalah kecap asinnya.

Dari zaman dulu sampai sekarang, Bubur Ayam Kabita masih menggunakan kecap asin yang sama supaya tidak mengubah rasa.

Baca juga: 5 Warung Sate Kambing Enak Dekat Taman Margasatwa Ragunan

2. Soto Kuning Pak Salam

Soto Kuning
Soto Kuning (Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah)

Tak lengkap rasanya jika ke Bogor tidak mencicipi Soto Kuning Pak Salam.

Meski hanya berupa warung tenda, Soto Bogor Pak Salam selalu ramai setiap harinya.

Kuah santan kuning kental beraroma harum rempah yang khas membuat Soto Kuning Pak Salam punya citarasa unik.

Kamu juga bisa memilih sendiri isiannya sesuai dengan yang disuka, seperti daging sapi, otak, paru, limpa, lidah, usus, babat, dan kikil.

Isian tersebut disiram dengan kuah kuning kental yang hangat, dan lebih nikmat disandingkan dengan nasi hangat bertabur bawang goreng.

Yang menjadikan soto buatannya spesial adalah ada dua pilihan daging yang bisa dipilih, yakni rebus dan goreng.

Kedai soto kuning miliknya ini sudah berjualan sejak tahun 1980-an.

3. Laksa Pak Inin

Warung Laksa Pak Inin, di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Warung Laksa Pak Inin, di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah)

Berbeda dengan laksa Betawi yang dilengkapi udang rebon di kuahnya, laksa Bogor justru menggunakan oncom.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved