Breaking News:

Viral Bule Prancis Berhasil Kumpulkan 1,6 Ton Sampah Gunung Rinjani Dalam Waktu 72 Jam

Viral di media sosial seorang warga asing berhasil mengambil sebanyak 1,6 ton sampah dari Gunung Rinjani dalam waktu 72 jam.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Twitter/@insidelombok_
Bule berhasil mengambil 1,6 ton sampah Gunung Rinjani selama 72 jam. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Viral di media sosial seorang warga asing berhasil mengambil sebanyak 1,6 ton sampah dari Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Warga Negara Asing (WNA) itu diketahui bernama Benjamin Ortega yang berasal dari Prancis.

Aksinya ini terlihat dalam beberapa foto yang beredar di media sosial dan menjadi viral.

Tak sendiri, Ortega melakukan aksi ini bersama Green Rinjani, sebuah agen wisata yang mengajak turis untuk melakukan gerakan hijau di Gunung Rinjani.

Baca juga: Terungkap Alasan Mengapa Wanita Suku Mursi di Ethiopia Menggunakan Pelat Bibir

Sebanyak 1.603 ton sampah berhasil diangkut dari Gunung Rinjani dalam waktu 72 jam.

Aksi insipiratif ini diunggah dalam akun Twitter Inside Lombok @insidelombok_.

Dari unggahan tersebut diketahui ide mengumpulkan sampah ini berawal dari keinginan Ortega dan Green Rinjani untuk melihat lokasi gunung berapi yang lebih bersih.

Seorang bule berhasil mengangkut 1,6 ton sampah dari Gunung Rinjani selama 72 jam.
Seorang bule berhasil mengambil 1,6 ton sampah dari Gunung Rinjani selama 72 jam. (Twitter/@insidelombok_)

Sebelum menjalankan aksi lestari ini, mereka mengumpulkan dana dengan menjual total 2.300 vaguette virtual untuk membayar 50 orang porter yang membantu membersihkan sampah tersebut.

Sontak saja aksi WNA tersebut menarik perhatian warganet dan viral di media sosial.

Banyak di antara mereka yang meminta untuk pendaki yang melakukan pendakian lebih peduli terhadap lingkungan dan membawa kembali sampah yang dihasilkan.

"Harusnya KTP pendaki ditahan di pos pemberangkatan, pulangnya dituker dgn sampah yang dibawa," tulis akun @ernaisnena.

"Jadi bingung siapa ya yg buang sampah? Soalnya klo yg sering ke gunung kan pecinta alam,. Agak gak percaya aja si kalau pecinta alam buang sampah sembarangan gtu," tulis akun @nannagngufron1.

Seorang warganet lainnya menuliskan, "Ngaku anak alam sih, tp kebanyakan ngerusak sama bikin kotornya! Yg bener2 cinta mah jarang. Susah yak bawa sampah pribadi? Pdhl pas naik sebelum jadi sampah jg dibawa, masa dah jadi sampah dibuang (sembarangan) kaga dibawa turun(?) aneh yak wkwk. Btw salut sama mas bule nya."

Tanggapan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (14/7/2021), Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Dedy Asriady menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Benjamin Ortega yang telah berinisiatif untuk melakukan pembersihan di kawasan Rinjani.

"Sebenarnya ini sebagai pengingat kita bersama, bahwa kita harus menjaga kebersihan saat melakukan pendakian. Si Benjamin ini kita patut untuk contoh atas inisiatifnya itu," kata Dedy saat dikonfirmasi, Rabu (14/7/2021).

Dedy mengatakan, ia pernah bertemu dengan Benjamin dan berbicara tentang awal mula ide untuk melakukan pembersihan Rinjani.

"Dia awalnya mendaki biasa, terus karena melihat kondisi gunung, dia berencana untuk melakukan kegiatan bersih-bersih itu di pendakian yang kedua, dengan mengajak para porter," kata Dedy.

Menurut Dedy, dari data tahunan sebanyak 70 persen pendaki membawa pulang sampahnya kembali.

Namun 30 persen pendaki masih meninggalkan sampah di atas gunung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved