Breaking News:

PPKM Darurat di Denpasar Diperketat, Pos Penyekatan Ditambah Jadi 11 Titik

Setelah melakukan penyekatan di 7 titik pintu masuk Kota Denpasar, ditambah 4 pos lagi sehingga menjadi 11 titik.

Editor: Sinta Agustina
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Krama Desa Adat Peguyangan Melaksanakan Melasti di pantai Padang Galak, Denpasar, Bali, Jumat (24/3/2017) pagi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - PPKM Darurat di Bali kini semakin diperketat.

Pintu masuk Kota Denpasar kembali diperketat dengan menambah titik penyekatan per Minggu (11/7/2021).

Setelah melakukan penyekatan di 7 titik pintu masuk Kota Denpasar, ditambah 4 pos lagi sehingga menjadi 11 titik.

Penjagaan di 4 titik tersebut telah digelar sejak Minggu pagi.

Juru Bicara Satgas Penganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan penambahan pos ini dilakukan untuk menekan mobilitas warga ke Kota Denpasar.

Baca juga: Crazy Rich Maharani Kemala Rela Bangun Pagi Demi Berburu Sunrise di Bali

Adapun 4 pos tambahan penyekatan ini yakni Pos Jalan Ahmad Yani Utara, Pos Jalan Nangka Utara, Pos Jalan Seroja, dan Pos Jalan Trengguli Penatih.

Petugas kepolisian melaksanakan penyekatan terkait PPKM Darurat di Jalan Trengguli Penatih Denpasar, Minggu 11 Juli 2021.
Petugas kepolisian melaksanakan penyekatan terkait PPKM Darurat di Jalan Trengguli Penatih Denpasar, Minggu 11 Juli 2021. (Tribun Bali/Putu Supartika)

Sebelumnya telah dilakukan penyekatan di 7 pos mulai Kamis (8/7/2021).

Tujuh pos tersebut yakni Pos Umanyar Ubung Kaja, Pos Jalan Gunung Sanghyang, Pos Jalan Gatsu Barat-Jalan Kebo Iwa, Jalan Teuku Umar Barat – Jalan Gunung Salak, Jalan Prof. IB Mantra Biaung, Jalan Sunset Road-Jalan Kunti, serta Jalan Tohpati.

Baca juga: Tiket Pesawat Murah Rute Jakarta-Bali, Naik Citilink Mulai Rp 400 Ribuan

“Penyekatan kami tambah karena sampai saat ini kasus masih tinggi dan mobilitas warga juga masih tinggi. Sekarang bagaimana bisa menekan mobilitas warga ini,” kata Dewa Rai.

Penyekatan ditambah di perbatasan utara Kota Denpasar karena mobilitas warga paling tinggi datang dari utara.

“Penyekatan dilakukan kepada masyarakat yang datang dari daerah penyangga yakni Badung, Gianyar dan Tabanan,” katanya.

Ia menambahkan, di titik-titik tersebut akan dilaksanakan pemeriksaan surat keterangan vaksin, surat keterangan rapid antigen untuk warga luar Bali serta surat penugasan kerja bagi yang bekerja di Denpasar.

“Sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, Surat Edaran Gubernur ada beberapa sektor yang menjalankan WFO untuk sektor esensial dan sektor non esensial semua WFH,” katanya.

Baca juga: Terbaru, Syarat Terbang Lion Air Group Selama Masa PPKM Darurat Jawa-Bali

Jika ada yang mengaku bekerja namun tak bisa menunjukkan surat tugas maka akan diputar balik.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Terbaik di Karangasem Bali, Menikmati Keindahan Tirta Gangga

“Tanpa tujuan jelas tentu akan kami putar balik. Kendaraan luar Bali, baik kendaraan barang, bus sesuai aturan harus membawa surat antigen,” katanya.

Sementara itu, Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan bagi mereka yang datang dari luar Bali wajib melakukan isolasi mandiri.

“Jangan keluar rumah dulu bagi yang baru datang dari luar Bali. Minimal diam di rumah 3 hari,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul PPKM Darurat di Denpasar Makin Diperketat, Ada Tambahan 4 Pos Penyekatan, Kini Jadi 11 Titik.

Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved