Breaking News:

Daftar 17 Titik Penyekatan Selama PPKM Darurat di Medan

Dari 17 titik yang akan disekat di Kota Medan, 5 titik di antaranya merupakan pintu masuk menuju Kota Medan.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas Kepolisian Satlantas terlihat mengatur arus lalu lintas di titik penyekatan pusat kota di Pertigaan Simpang USU, Medan, Sabtu (10/7/2021). Hari ini mulai berlaku PPKM Darurat di Kota Medan 

TRIBUNTRAVEL- Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (POKM) Darurat Kota Medan diberlakukan hari ini, Senin (12/07/2021).

Selama PPKM Darurat Medan, 17 titik dilakukan penyekatan.

Penyekatan dilakukan untuk membatasi aktivitas masyarakat.

Dari 17 titik yang akan disekat di Kota Medan, 5 titik di antaranya merupakan pintu masuk menuju Kota Medan.

Ilustrasi suasana di pagi hari
Ilustrasi suasana di pagi hari (Annika Hering /Pixabay)

Adapun ke-17 titik tersebut di antaranya: Jalan Sudirman simpang Jalan Diponegoro (Pos 01), Jalan Suprapto simpang Jalan Imam Bonjol, (depan Taman Ahmad Yani), Jalan Diponegoro simpang Jalan KH Zainul Arifin (Pos 05), Jalan MH Yamin simpang Jalan Merak Jingga (Tugu 66), Jalan Pemuda simpang Jalan Palang Merah (B6), Jalan Brigjend Katamso simpang Jalan Alfalah, Jalan Gatot Subroto Simpang Manhattan, Jalan Jamin Ginting simpang USU, Jalan SM Raja simpang Indo Grosir, Jl HM Yamin simpang Aksara.

"Ditambah dengan pos pintu keluar Tanjung Mulia dan Depan RS Martha Friska Tanjung Mulia," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar Lubis, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Nekat Liburan ke Karimunjawa saat PPKM Darurat, 50 Wisatawan Diminta Pulang

Sedangkan untuk lima titik lainnya yang merupakan pintu masuk menuju Kota Medan, yakni arah Pancur Batu di Simpang Tuntungan, arah Deli Tua di persimpangan Titi Kuning, arah Diski di Jalan Gatot Subroto tepatnya sebelum jembatan Kampung Lalang, lalu arah Tanjung Morawa di Jalan Sisingamangaraja/Taman Riviera, dan terakhir arah Tembung di Jalan Letda Sujono/Titi Sewa.

"Perlu diketahui, penyekatan ini sifatnya bukan mau melarang, tetapi mau memastikan bahwa semua yang masuk ke Kota Medan adalah orang-orang yang sehat, dalam artian tidak ada indikasi ke arah Covid," tambahnya.

Dikatakan Iswar, khusus di 5 titik pintu masuk menuju Kota Medan telah dilakukan sejak Jumat (9/7/2021) petang.

Hal itu dilakukan, sebagai respon Wali Kota Medan Bobby Nasution atas instruksi Pemerintah Pusat yang memasukkan Kota Medan ke dalam 1 dari 15 Kabupaten/Kota di Luar Pulau Jawa dan Bali yang menerapkan PPKM Darurat.

"Tenda posko sudah disiapkan di 5 titik tersebut, sudah beroperasi sejak Jumat kemarin. Mulai besok akan lebih kita intensifkan," ujarnya.

Baca juga: Diskon Tiket Masuk Ocean Dream Samudra, Berlaku Setelah PPKM Darurat Berakhir

Dijelaskan Iswar, secara teknis tidak ada perbedaan proses penyekatan yang dilakukan kali ini dengan penyekatan yang pernah dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 kemarin.

"Secara teknis sama saja. Di setiap pintu masuk itu, kenderaan yang masuk dari luar Kota Medan akan diperiksa suhu tubuhnya dengan menggunakan thermo gun. Baik sopir maupun penumpang kendaraan, akan kita periksa. Kalau suhu tubuhnya di atas normal atau memiliki indikasi ke arah sana (Covid-19), barulah ditindaklanjuti oleh tim kesehatan," jelasnya.

Iswar mengatakan berdasarkan rapat yang baru saja dilakukan oleh Pemko Medan pada Minggu (11/7/2021) yang terindikasi dari hasil pemeriksaan akan langsung dirapid antigen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved