Breaking News:

Aturan Baru Masuk Singapura Bagi Pelancong dari Indonesia Berlaku Mulai 12 Juli

Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air, Negara Singapura memperketat aturan masuk bagi pelancong dari Indonesia.

Pixabay.com/Holgi
Ilustrasi Patung Merlion di Singapura, Sabtu (2/1/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air, Singapura memperketat aturan masuk bagi pelancong dari Indonesia.

Singapura akan mengurangi persetujuan masuk bagi para pelancong dari Indonesia yang bukan warga negara Singapura.

Aturan tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura.

Baca juga: Warga Indonesia Dilarang Masuk Uni Emirat Arab Terkait Covid-19, Kecuali Pemilik Visa Emas dan Perak

"Persetujuan masuk dapat dipertimbangkan di mana langkah-langkah manajemen aman tambahan diambil," jelas MOH, dikutip dari Channel News Asia yang dilansir dari Tribun Jogja, Minggu (11/7/2021).

"Langkah-langkah pengetatan bagi pelancong dari Indonesia datang di tengah situasi COVID-19 yang memburuk di sana," kata MOH.

MOH juga mengatakan bahwa semua pelancong dengan riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 21 hari terakhir tidak akan diizinkan transit melalui Singapura dengan berlaku mulai pukul 23.59 pada 12 Juli mendatang.

Patung Merlion di Singapura
Patung Merlion di Singapura (Squirrel_photos /Pixabay)

Selain itu semua pelancong yang memasuki Singapura dengan riwayat perjalanan baru-baru ini ke Indonesia dalam 21 hari terakhir harus menunjukan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang valid.

Dengan sampel yang diambil dalam kurun waktu 48 jam sebelum keberangkatan ke Singapura.

Aturan tersebut merupakan pembaharuan dari aturan yang saat ini berlaku, di mana sampel tes PCR diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

Pelancong yang tiba di Singapura tanpa hasil tes PCR negatif yang valid dapat ditolak masuk.

Baca juga: Singapura Berencana Anggap Covid-19 Flu Biasa, Event Wisata Akan Kembali Digelar

Baca juga: Melting Pot, Pusat Kuliner Halal di Singapura yang Sajikan Menu dari Berbagai Negara

“Penduduk tetap dan pemegang visa jangka panjang yang gagal mematuhi persyaratan baru kemungkinan akan diberikan izin atau dibatalkan izinnya,” tambah MOH.

MOH mengatakan bahwa semua pelancong akan terus dikenakan pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari di fasilitas khusus serta tes PCR pada saat kedatangan dan tes berikutnya pada hari ke-14 kedatangan.

Untuk mempercepat tes PCR COVID-19 di pos pemeriksaan, MOH mengatakan para pelancong sangat dianjurkan untuk mendaftar dan membayar pra-bayar untuk tes mereka sebelum tiba di Bandara Changi atau Terminal Feri Tanah Merah.

Bandara Changi Singapura
Bandara Changi Singapura (Instagram.com/@changiairport)

Wisatawan juga harus menjalani tes cepat antigen (ART) dan tes ART mandiri pada hari 3, 7, dan 11 kedatangan mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved