Breaking News:

Ingin Tetap Terbang Tanpa Sertifikat Vaksin? Penuhi Beberapa Syarat Ini

Muhammad Awaluddin menjelaskan, ada beberapa tipe penumpang yang diberikan kompensasi untuk tidak diwajibkan membawa sertifikat vaksin Covid-19.

Instagram/ @angkasapura2
Prosedur pemeriksaan terbaru Bandara Soekarno-Hatta 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sertifikat vaksin Covid-19 dosis pertama menjadi satu persyaratan wajib bagi calon penumpang yang ingin naik pesawat terbang,

Lalu bagaimana jika tida memiliki sertifikat vaksin Covid-19?

Masih boleh naik pesawat terbang?

Jawabannya ya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menjelaskan, ada beberapa tipe penumpang yang diberikan kompensasi untuk tidak diwajibkan membawa sertifikat vaksin Covid-19.

Baca juga: Terbaru, Daftar 13 Stasiun yang Layani Vaksinasi Covid-19 Gratis

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay)

Baca juga: Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Sediakan Layanan Vaksin Covid-19, Catat Jadwal dan Lokasinya

"Ada pengecualian seandainya yang bersangkutan ada kendala, misal ada penyakit bawaan, ada hal-hal yang belum bisa divaksin. Mereka bisa menunjukkan surat keterangan dokter yang menyatakan belum bisa divaksin karena alasan tertentu," jelas Awaluddin, Jumat (9/7/2021).

Meski demikian, keterangan negatif Covid-19 dengan swab PCR menjadi syarat mutlak untuk semua penumpang pesawat terbang.

"Selama dia memenuhi kriteria berikutnya yaitu membawa tes PCR yang menunjukkan hasil negatif paling lama diterbitkan 2x24 jam ke belakang," sambung Awaluddin.

Sentra layanan vaksinasi Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta telah dibuka selama 24 jam sejak Rabu (7/7/2021).

Sebagai informasi, Sentra Vaksinasi Terminal 2 dibuka pukul 08.00 - 17.00 WIB dan 22.00 - 03.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved