Breaking News:

Wacana PPKM Darurat Mulai Awal Juli, Mal dan Restoran Diusulkan Tutup Jam 17.00

Setelah sebelumnya menerapkan PPKM Mikro, pemerintah dikabarkan akan memperketat kegiatan masyarakat melalui PPKM Darurat.

Editor: Kurnia Yustiana
TribunnewsBogorTravel.com/Tsaniyah Faidah
Ilustrasi pengunjung Cibinong City Mall, Bogor, Jawa Barat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah RI sebelumnya telah menerapkan kebijakan penebalan dan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro.

Awalnya PPKM Mikro direncanakan berlangsung 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Namun seiring kondisi laju penularan Covid-19 terus meningkat, Presiden Jokowi dikabarkan akan memberlakukan kebijakan PPKM Darurat.

Tepatnya kapan akan diberlakukannya PPKM Darurat ini disebutkan dengan pasti.

Tapi, dari informasi yang diperoleh Tribunnews.com, PPKM Darurat kemungkinan dimulai tanggal 2 atau 3 Juli 2021.

PPKM Darurat disebut-sebut akan diberlakukan selama sepekan atau dua pekan.

Momen Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat meninjau ruas tol Dumai-Pekanbaru, Rabu (19/5/2021).
Momen Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat meninjau ruas tol Dumai-Pekanbaru, Rabu (19/5/2021). (Youtube/Sekretariat Presiden)

Hal itu disampaikan oleh Jokowi dalam pembukaan Munas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, (30/6/2021).

"Hari ini ada finalisasi kajian, untuk kita melihat, karena lonjakan yang sangat tinggi dan kita harapkan selesai, karena diketuai oleh pak Airlangga, Pak Menko Ekonomi, untuk memutuskan diberlakukannya PPKM darurat," kata Jokowi. 

PPKM Darurat ini rencananya akan diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali saja.

Sebab, di Jawa dan Bali terdapat 44 kabupaten atau kota, serta 6 provinsi dengan nilai assessment 4.

Baca juga: Imbas Zona Merah Covid-19, TWA Gunung Papandayan Garut Ditutup Sementara

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Seluruh Tempat Wisata Cagar Budaya di Mojokerto Tutup Sementara

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved