Breaking News:

Tempat Wisata di Area Zona Merah Tutup Sementara Demi Tekan Lonjakan Kasus COVID-19

Update terbaru seputar pariwisata kala pandemi, semua tempat wisata di zona merah ditutup sementara hingga dinyatakan aman.

Rifki Kurniawan / Unsplash
Monas, ikon Jakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Belakangan ini, kasus Covid-19 diketahui masih meningkat.

Untuk menekan lonjakan kasus Covid-19, pemerintah pun menutup kegiatan di area publik dan tempat wisata yang berada di zona merah mulai Selasa, (22/6/2021).

Hal ini telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Kegiatan di area publik ini fasilitas umum taman umum, tempat wisata dan area publik lainnya zona merah ditutup sementara sampai dinyatakan aman," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi secara daring, Senin (21/6/2021).

Sementara itu, untuk kegiatan di area publik dan tempat wisata di zona oranye, kuning, dan hijau masih boleh dibuka.

Ilustrasi pengunjung berwisata di pantai Ancol
Ilustrasi pengunjung berwisata di pantai Ancol (Instagram.com/@ancoltamanimpian)

Namun ada pembatasan pengunjung sebesar 25 persen dari kapasitas.

“Kemudian zona lainnya diizinkan dibuka paling banyak 25 persen, dengan pengaturan dari Pemda dan ini dengan beberapa protokol kesehatan yang lebih ketat,” katanya.

Tidak hanya itu, kegiatan rapat atau seminar secara luring atau offline di zona merah juga dilarang.

Sementara untuk zona non merah diperbolehkan dengan pembatasan peserta maksimal 25 persen dari kapasitas.

"Dan zona lainnya, tentu ini diizinkan paling banyak 25 persen dari kapasitas. Jadi kegiatan rapat maupun seminar ini juga maksimal 25 persen dari kapasitas,” pungkasnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Wisata di Klaten Dilarang Buka saat Akhir Pekan

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Restoran, Swalayan, dan Mal di Tangerang Tutup Lebih Awal

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved