Breaking News:

Pria Jepang Dideportasi Setelah Ketahuan Makan Daging Anak Kucing di Turki

Bicara soal kucing di Turki, baru-baru ada kasus seorang pria ditahan dan didenda karena membunuh anak kucing dan memakannya.

Gambar oleh ClaudiaWollesen dari Pixabay
Kucing hitam yang selalu dikaitkan dengan penyihir dan nasib buruk 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kucing merupakan hewan yang sangat dicintai di Kota Istanbul, Turki.

Kucing memiliki sejarah panjang di Turki sejak zaman Kekaisaran Ottoman pada tahun 1400-an.

Kecintaan warga Turki pada kucing pun tetap ada hingga saat ini dan menjadi budaya lokal.

Jika traveler jalan-jalan ke Turki, jangan kaget menemukan ribuan kucing berkeliaran bebas di jalan kota.

Meski liar, kucing-kucing di Turki tampak terawat dan gemuk karena warga sering menyediakan air, makanan dan tempat berlindung bagi kucing.

Bahkan di Istanbul ada kucing liar yang sangat terkenal dan kisahnya diabadikan, yaitu Tombili.

Tak hanya di Turki, nama kucing Tombili pun dikenal di seluruh dunia.

Sebagai bentuk penghargaan, Tombili dibuatkan patung di tepi jalan Istanbul.

Tombili
Tombili (Independent.co.uk)

Baca juga: Penampungan Hewan di Chicago Ini Lepaskan 1.000 Kucing Liar untuk Basmi Hama Tikus

Baca juga: 8 Pulau Unik di Dunia yang Hanya Dihuni Binatang, Ada Ratusan Kucing di Tashirojima

Patung Tombili berpose miring duduk di tepi jalan itu dibuat setelah kematiannya tahun 2016.

Bicara soal kucing di Turki, baru-baru ada kasus seorang pria ditahan dan didenda karena membunuh anak kucing dan memakannya.

Dikutip TribunTravel dari laman Soranews, Jumat (18/6/2021), menurut polisi, pria tersebut adalah warga negara Jepang berusia tiga puluh tahunan yang tinggal di Istanbul.

Dia ditahan pada 14 Juni 2021 setelah warga setempat melihatnya membawa lima anak kucing dalam ember ke rumahnya.

Segera warga yang menyaksikan hal ini menghubungi pihak berwenang.

Warga pun telah bertanya kepada pria itu, di mana anak-anak kucing itu dibawa dan menyuruhnya mengembalikan ke tempat asal kucing tersebut.

Namun, pria tersebut tidak menanggapi dan diam-diam membawa anak-anak kucing tersebut ke dalam gedungnya.

Ilustrasi kucing orange
Ilustrasi kucing orange (Gambar oleh Alexas_Fotos dari Pixabay)

Polisi mengatakan, pria tersebut ditahan dan didenda 1.175 USD atau sekitar Rp 16,8 juta setelah mengaku membunuh anak kucing dan memakan dagingnya.

Saat ini pria tersebut berada di fasilitas imigrasi dan menunggu deportasi.

Sementara warga setempat yang merawat induk kucing sebelum melahirkan anak-anaknya dua bulan lalu mengaku terkejut dengan berita tersebut.

Demikian pulu warganet di Jepang yang mengetahui kabar ini, mereka menyatakan kekecewaannya.

Aktivis perlindung hak hewan pun mengatakan kekejaman terhadap hewan saat ini meningkat dan menjadi perhatian khusus di Istanbul.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved