Breaking News:

Foto Kucingnya Viral di Medsos, Pengusaha Jepang Ini Batal Tutup Restorannya

Pemilik restoran di Osaka, Jepang ini membatalkan rencana menutup usahanya setelah foto anak kucing yang ada di tempatnya menjadi viral di media sosia

Gambar oleh Alexas_Fotos dari Pixabay
Ilustrasi kucing 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemilik restoran di Osaka, Jepang ini membatalkan rencana menutup usahanya setelah foto anak kucing yang ada di tempatnya menjadi viral di media sosial.

Dilansir dari Borneo Bulletin, Diorama Restaurant di Tennoji Ward, Osaka ini merupakan satu tempat yang terkenal akan miniatur keretanya.

Restoran tersebut sempet ramai  di media sosial karena foto kucing-kucing liar yang sedang berjalan di tengah miniatur kereta sambil menyaksikan kereta datang dan pergi. 

Diorama Restaurant milik Naoki Teraoka ini pertama kali dibuka pada 2018, namun kemudian ditutup sementara mulai Maret hingga Mei 2020 akibat pandemi Covid-19. 

Restoran secara bertahap buka kembali dan beroperasi pada Juni, tetapi pelanggan yang datang tidak sebanyak sebelumnya.

Baca juga: 5 Restoran Ternama di Ginza, Cocok Buat Kamu yang Mau Berburu Kuliner di Jepang

Ilustrasi kucing belang tiga atau Calico cat, Kamis (19/11/2020).
Ilustrasi kucing belang tiga. (Pixabay/richardsidwell)

Baca juga: Cuma Rp 6 Jutaan, Kenapa Rumah Kosong di Jepang Banyak yang Dijual Murah?

Sampai pada akhirnya Teraoka pun mulai berpikir untuk menutup restoran miliknya. 

Nah selama jangka waktu tersebut, Teraoka mulai merawat empat anak kucing yang lemah serta ibu kucing di dekat restorannya.

Mengutip The Asahi Shimbun, anak kucing pertama yang ditemukan oleh Teraoka diberi nama Simba yang terinspirasi dari tokoh protagonis dalam kisah ‘The Lion King’. 

Teraoka dibantu oleh staf kelompok pelindung kucing liar untuk merawat kucing-kucing hasil adopsinya itu.  

Foto kucing di restoran yang viral 

Pada Agustus 2020, Teraoka mengunggah cuplikan video kucing adopsinya yang sedang bermain di sekitar miniatur kereta miliknya di laman Twitter dan media sosial lainnya. 

Unggahan Teraoka kemudian ramai hingga membuat jumlah pengikutnya melonjak 10 kali lipat dari sebelumnya. 

Baca juga: Sakura Hills Tawangmangu, Tempat Wisata dengan Nuansa ala Jepang di Karanganyar

Para penggemar mulai mengiriminya makanan kucing dan hadiah lainnya. 

Didorong oleh dukungan tersebut, Teraoka memutuskan untuk mempertahankan bisnis restorannya. 

“Saya merasakan kehangatan orang-orang berkat anak-anak kucing ini dan saya ingin membuka restoran lagi,” kata Teraoka. 

“Awalnya, saya ingin menyelamatkan kucing-kucing itu, tapi ternyata mereka menyelamatkan saya," lanjutnya. 

Setelah kejadian itu, makin banyak pelanggan yang mampir ke Diorama Restaurant tiap akhir pekan tiba. 

Diorama Restaurant, yang menyajikan menu makan siang dan kopi, memang menggunakan diorama kereta api sebagai daya tariknya. 

Latar diorama tersebut adalah di kota regional Jepang selama periode pertumbuhan ekonomi yang pesat pascaperang. 

Selama berada di Diorama Restaurant, pelanggan bisa menjalankan kereta mini mereka sendiri di sekitar diorama. 

Baca juga: Viral Cerita Sopir Taksi Antar Penumpang Misterius di Wilayah Tsunami Jepang, Kondisinya Basah Kuyup

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved