Breaking News:

Italia Siap Menyambut Kembali Wisatawan Pertengahan Mei 2021, Ini Syaratnya

Italia akan merencanakan untuk menerapkan izin masuk masuk wisatawan pada pertengahan bulan Mei.

Instagram/@giovannimartoccia
Laurenzana, Italia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Italia berencana menerapkan izin masuk masuk wisatawan pada pertengahan bulan Mei 2021.

Izin masuk akan memungkinkan pengunjung masuk tanpa karantina, selama mereka dapat membuktikan telah divaksinasi dan menunjukkan surat dengan dinyatakan negatif.

Melansir dari laman LonelyPlanet.com (6/4/2021), rinciannya diungkapkan oleh perdana menteri Italia, Mario Draghi, pada konferensi pers setelah pertemuan virtual para menteri pariwisata G20.

“Pandemi telah memaksa kami untuk tutup sementara, tetapi Italia siap menyambut kembali wisatwan,” katanya.

Baca juga: Pejabat Wanita Batal Pulang Naik Pesawat, Dilarang Masuk karena Ogah Pakai Masker

Reruntuhan kota Pompeii di Italia
Reruntuhan kota Pompeii di Italia (Gambar oleh falco dari Pixabay)

Inisiatif Italia muncul sebelum peluncuran sertifikat hijau digital Uni Eropa (UE).

Komisi Eropa cabang eksekutif UE, baru-baru ini mengajukan proposal untuk mengurangi pembatasan perjalanan yang tidak penting bagi wisatawan yang datang dari negara-negara dengan situasi epidemiologis yang baik, dan mereka yang telah menerima dosis terakhir yang direkomendasikan dari vaksin resmi UE.

Jika proposal disetujui, diharapkan sertifikat tersebut bisa digunakan pada paruh kedua bulan Juni.

Namun, Italia sangat ingin melihat para wisatawan kembali lebih cepat.

Draghi menyatakan: "Kami harus memberikan aturan yang jelas dan sederhana untuk memastikan bahwa wisatawan dapat datang dan melakukan perjalanan di dalam, Italia dengan aman." Ini akan membantu negara tersebut bergabung dengan negara-negara Eropa lainnya, seperti Yunani dan Siprus yang telah memperkenalkan aturan mereka sendiri tentang menyambut wisatawan internasional untuk membantu pemulihan industri pariwisata".

"Saat kami mempersiapkan sertifikat Eropa, pemerintah Italia telah memperkenalkan 'izin masuk hijau nasional' yang memungkinkan orang untuk berpindah ke semua wilayah mulai paruh kedua Mei," kata Draghi. Detail tentang cara kerja izin tersebut belum terungkap.

Menteri Pariwisata Italia, Massimo Garavaglia, mengonfirmasi kepada saluran berita Italia, SkyTg24, bahwa tiket tersebut akan tersedia untuk wisatawan dari negara-negara non-UE, termasuk AS dan Inggris.

Italia sendiri merupakan rumah bagi banyak karya seni, arsitektur, dan keahlian memasak terbesar di dunia serta memiliki lebih banyak situs budaya Warisan Dunia Unesco daripada negara lain mana pun.

Di antara atraksi populernya adalah Pompeii, di mana pengunjung dapat berjalan mengikuti jejak orang Romawi kuno, Ravenna, dan rumah bagi harta karun Bizantium yang berkilauan.

Gondola Venesia menghadap Jembatan Rialto yang terkenal, sedangkan Roma adalah rumah bagi Basilika Santo Petrus, Museum Vatikan dan Colosseum, serta Air Mancur Trevi yang ikonik.

Baca juga: Terkenal Masih Alami, Gua-gua di Bahorok Langkat Ini Sukses Menarik Perhatian Wisatawan Mancanegara

Baca juga: Spanyol Bersiap Sambut Wisatawan dari Seluruh Dunia Juni 2021

Baca juga: Spanyol Siap Sambut Wisatawan Internasional Pada Awal Juni 2021

Baca juga: 2018 Nanti Museum Interaktif Tetanic Akan Dibuka, Wisatwan Bebas Blusukan Hingga Ruang Kru

Baca juga: Alaska Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Wisatawan Pada 1 Juni Mendatang

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Ikuti kami di
Penulis: Septi Nandiastuti
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved