Breaking News:

Beginilah Penampakan Jembatan Sawunggaling Surabaya yang Makin Memesona saat Malam Hari

Jembatan Sawunggaling Surabaya ini bisa juga menjadi jujugan warga untuk berwisata.

Instagram.com/@dispendiksby
Jembatan Sawunggaling Surabaya 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kota Surabaya termasuk salah satu kota terbesar di Indonesia.

Jika ditanya apa yang identik dengan Kota Surabaya pasti ada yang langsung terbesit dengan patung Suro dan Boyo, bukan?

Jangan salah, ternyata ada ikon baru dari Kota Surabaya yaitu Jembatan Sawunggaling.

Jembatan Sawunggaling Surabaya bisa menjadi jujugan warga untuk berwisata.

Baca juga: Jembatan Sawunggaling, Ikon Baru Surabaya yang Dilengkapi Lampu Hias dan Air Mancur Menari

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajad menyampaikan awalnya pembangunan jembatan ini untuk mendukung transportasi yang masuk Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), dan juga untuk mendukung peningkatan jumlah pengunjung KBS.

Keindahan Jembatan Sawunggaling Surabaya pada malam hari
Keindahan Jembatan Sawunggaling Surabaya pada malam hari (SURYAMALANG.COM/Bobby Koloway)

"Saat ini Jembatan Sawunggaling telah menjadi ikon baru Surabaya, dan juga sebagai cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Surabaya melalui jalan wisata," kata Irvan kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (1/5/2021).

Jembatan sepanjang sekitar 136 meter ini menghubungkan ruas Frontage Wonokromo dengan Jalan Gunungsari.

Baca juga: Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Dibuka di Portugal, Panjangnya Mencapai 516 Meter

Lebar jembatan mencapai sekira 17 meter, dan lebar badan jalan sekira 7 meter.

Struktur utama pada bentang di atas sungai menggunakan beton precast berupa voided slab yang terbagi dalam 3 bentang, yakni 24 meter, 18 meter dan 16 meter.

"Sedangkan pada bentang di atas tanah menggunakan full slab," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved