Breaking News:

Misteri Tenggelamnya USS Thresher, Kecelakaan Kapal Selam Terparah yang Tewaskan 129 Orang

USS Thresher, kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat tenggelam di timur Cape Cod, menewaskan nyawa 129 anggota awak di dalamnya.

Flickr/ Rod Ramsey
Ilustrasi - Kapal selam 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kembali pada 1963, sebuah kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat yang bernama USS Thresher dinyatakan tenggelam.

Kecelakaan tragis tersebut merenggut nyawa 129 anggota awak di dalamnya.

Apa sebenarnya yang terjadi pada kapal selam itu tetap menjadi misteri selama bertahun-tahun.

Melansir laman Interesting Engineering, penyebab kecelakaan baru terungkap saat seorang pensiunan komandan kapal selam Angkatan Laut bernama James Bryant memenangkan gugatan pada 2020 lalu.

Baca juga: 11 Bencana Kapal Selam Terparah dalam Sejarah, Kecelakaan USS Thresher Tewaskan 129 Awak

Gugatan tersebut memaksa Angkatan Laut untuk merilis laporannya tentang insiden USS Thresher.

Sejak saat itu, lebih banyak berkas telah dideklasifikasi yang menunjukkan bahwa Angkatan Laut tidak menutupi kecelakaan USS Thresher.

Ilustrasi - kapal selam
Ilustrasi - kapal selam (Pixabay/@12019)

Berkas-berkas tersebut justru membuktikan bahwa tidak ada peristiwa tunggal yang menyebabkan kapal tenggelam.

"Berikut ini adalah rilis kelima dari Angkatan Laut terkait dengan gugatan FOIA (Undang-Undang Kebebasan Informasi). Sementara rilis sebelumnya adalah proses pengadilan tahun 1963 menyusul hilangnya kapal penyerang pada tahun 1963, rilis ini adalah yang sebelumnya tidak diklasifikasikan tahun 1978, Sea-Based Airborne Antisubmarine Warfare 1940-1977, " portal berita dan analisis online Institut Angkatan Laut AS menulis dalam sebuah pernyataan saat mereka mengungkap dokumen tersebut.

"Dokumen tersebut adalah bagian dari permintaan asli FOIA James Bryant. Laporan yang disebut Cross telah dibuka pada tahun 1990 dan menyebutkan uji kedalaman asli Thresher sebagai bagian dari sejarah singkat program kapal selam nuklir era 1960-an AS dan Soviet," lanjutnya.

USS Thresher adalah kapal selam serang bertenaga nuklir yang berarti kapal selam ini bisa bertahan di bawah air tanpa batas waktu dan tidak memerlukan bentuk lambung untuk berlayar di permukaan.

Jadi, apa yang sebenarnya terjadi pada USS Thresher?

Pada 9 April 1963, USS Thresher menjalani tes menyelam di sekira 220 mil (354 km) timur Cape Cod.

Kapal selam itu kemudian melaporkan mengalami "kesulitan kecil" dan akan kembali ke permukaan.

Namun nahas, kapal tersebut tidak pernah muncul ke permukaan.

Angkatan Laut AS kemudian menemukan kapal itu pecah menjadi enam bagian di dasar laut dengan semua penumpangnya tewas.

Menurut panel ahli, penyebabnya adalah sebagai berikut:

Pertama, Angkatan Laut bergegas memasukkan Thresher ke dalam armada, dan tampaknya awak kapal baru ini tidak terlatih secara memadai.

Kedua, kru terlalu percaya diri dengan sistem dan tidak berpikir bahwa kapal selam bertenaga nuklir bisa kehilangan daya.

Ketiga, dan mungkin yang terpenting, pengelasan yang tidak tepat menyebabkan pipa pecah di kapal serta menyebabkan kebocoran yang memperpendek sistem kelistrikan kapal.

Awak kapal tidak dapat mencapai peralatan untuk menghentikan banjir, tangki pemberat tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dan kru yang tidak terlatih dengan benar hanya memperburuk keadaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved