Breaking News:

Mengenal Wellness Tourism, Tren Pariwisata yang Berkembang di Masa Pandemi COVID-19

Wellness tourism menjadi tren pariwisata di masa pandemi COVID-19 dengan tujuan menjaga kebugaran tubuh wisatawan.

Pixabay.com/leninscape
Ilustrasi wisatawan sedang yoga 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi COVID-19 memang memberikan dampak besar bagi industri pariwisata.

Adanya pandemi COVID-19 juga mengubah perilaku penggerak pariwisata yang kini semakin peduli dengan kesehatan, kebersihan, hingga kebugaran tubuh.

Sejalan dengan hal tersebut, kini ada tren pariwisata yang berkembang di masa pandemi COVID-19 yaitu "Wellness Tourism".

Pertanyaannya, apa itu wellness tourism?

Pada dasarnya wellness tourism merupakan wisata minat khusus yang bertujuan menjaga kebugaran tubuh wisatawan.

Kegiatan yang biasanya dilakukan dalam wellness tourism adalah yoga, meditasi, juga perawatan spa tradisional.

Baca juga: Bukan Lagi Amsterdam, Inikah yang Bakal Jadi Kiblat Pariwisata Ganja di Eropa?

Ilustrasi wisatawan sedang yoga
Ilustrasi wisatawan sedang yoga (anandamarga.org.sg)

Saat ini wellness tourism telah berkembang menjadi tren, dan memiliki segmen pasar yang tidak sedikit.

Bahkan wisatawan yang melakukan kegiatan wellness tourism juga memiliki tingkat pengeluaran lebih tinggi, dibanding wisatawan umum.

Menurut laporan terakhir Global Wellness Economy Monitor tahun 2018, pada 2017 dampak perekonomian dari wellness tourism di seluruh dunia menembus angka US$ 639,4 miliar atau meningkat sebesar 6,5 persen dibanding tahun 2015.

Pada tahun yang sama terdapat 830 juta perjalanan untuk wellness tourism, atau mengalami kenaikan sebanyak 139 juta dibandingkan tahun 2015.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved