Breaking News:

Langgar Aturan Karantina dan Diduga Sebarkan Virus COVID-19, Pramugari Ini Dihukum Penjara 2 Tahun

Seorang pramugari Vietnam Airlines dijatuhi hukuman penjara dua tahun setelah dinyatakan bersalah melanggar aturan karantina COVID-19 di Vietnam.

Flickr/LASZLO ILYES
Ilustrasi pramugari sedang istirahat, Rabu (2/12/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang pramugari Vietnam Airlines dijatuhi hukuman penjara dua tahun setelah dinyatakan bersalah melanggar aturan karantina COVID-19 di Vietnam.

Selain itu, pramugari tersebut juga dituduh telah menginfeksi orang lain dengan virus mematikan COVID-19.

Dilansir TribunTravel dari laman Simple Flying, Rabu (31/3/2021), selama persidangan satu hari yang digelar di Pengadilan Rakyat Kota Ho chi Minh, Duong Tan Hau (29) dinyatakan bersalah.

Ia dinyatakan bersalah karena menyebarkan penyakit menular berbahaya, menurut informasi yang dirilis dalam sebuah pernyataan oleh Kementerian Keamanan Publik Vietnam.

Menurut laporan, setelah kembali dengan penerbangan Vietnam Airlines dari Jepang, Pramugari Hau dikarantina di fasilitas karantina pusat di bagian selatan negara Vietnam.

Baca juga: Langgar Aturan Karantina Wajib dan Lakukan Perjalanan Singkat, Pasangan Pramugari Ini Ditangkap

Saat berada di fasilitas tersebut, Hau melakukan kontak dengan Nguyen Tang Hau dan Nguten Tuyet Nhi, yang kemudian dinyatakan positif COVID-19.

Salah satu pesawat dari Vietnam Airlines
Salah satu pesawat dari Vietnam Airlines (Instagram.com/vietnamairlines/)

Menurut informasi yang diunggah dalam situs web Kementerian Kepolisian yang diambil oleh Reuters, Hau tidak mematuhi aturan karantina 14 hari yang ketat di Vietnam dan telah bertemu dengan 46 orang sejak kembali dari Jepang.

Selain bertemu dengan orang-orang selama masa karantina negara bagian, dakwaan mengatakan bahwa Hau juga mengunjungi kafe, restoran, dan menghadiri kelas Bahasa Inggris.

Jalani Masa Percobaan Selama Empat Tahun

Meskipun tidak mematuhi aturan isolasi diri, pengadilan diberitahu bahwa tindakan Hau menyebabkan karantina dan pengujian sekira 2.000 penduduk kota Ho Chi Minh City lainnya dengan biaya 4,48 miliar dong ($ 194.192).

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved