Breaking News:

Usai Dinyatakan Hilang, 3 Pendaki yang Hilang di Gunung K2 Pakistan Dinyatakan Tewas

Tiga pendaki yang sebelumnya dikabarkan hilang di Gunung K2 Pakistan diyakini tewas di gunung itu, ungkap seorang pejabat Pakistan, Kamis (18/2/2021).

Gambar oleh Simon Steinberger dari Pixabay
Ilustrasi pendaki yang mendaki gunung es saat badai 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tiga pendaki yang sebelumnya dikabarkan hilang di Gunung K2 Pakistan diyakini tewas di gunung itu, ungkap seorang pejabat Pakistan, Kamis (18/2/2021).

Laporan itu muncul lebih dari sepekan setelah tiga pendaki itu dinyatakan hilang saat berusaha mencapai puncak tertinggi kedua di dunia.

Para pendaki itu adalah John Snorri dari Islandia, Juan Pablo Mohr dari Chili dan Muhammad Ali Sadpara dari Pakistan.

Ketiganya kehilangan kontak dengan base camp pada 5 Februari, memicu upaya penyelamatan besar-besaran yang mencakup helikopter dan pesawat militer.

"Semua pakar cuaca, pendaki, dan pakar dari militer Pakistan telah sampai pada kesimpulan bahwa manusia tidak bisa bertahan hidup begitu lama di cuaca yang ekstrem. Itulah mengapa kami umumkan bahwa mereka sudah tiada," terang Raja Nasir Ali Khan, Menteri Pariwisata provinsi Gilgit-Baltistan di mana Gunung "Ganas" K2 berada.

Meski begitu, Khan mengatakan pencarian jenazah mereka akan tetap dilakukan.

Gunung K2
Gunung K2 (mountainplanet.com)

Selepas pengumuman tersebut, putra dari salah satu pendaki yang dinyatakan tewas mengungkapkan isi hatinya kepada awak media.

"Keluarga saya telah kehilangan sosok ayah yang baik dan bangsa Pakistan kehilangan seorang pendaki gunung yang hebat, pemberani dan berpengalaman," ujar Sajid Ali Sadpara, putra dari pendaki Muhammad Ali Sadpara dikutip kantor berita AFP.

"Kata-kata tidak akan pernah bisa cukup menggambarkan betapa sakitnya yang kami rasakan kini," ujar para kerabat dari pendaki yang bernama Mohr di Santiago dalam pernyataan singkat.

Mereka akan mengucapkan terima kasih kepada kru pencari di Pakistan setelah misi pencarian berakhir.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved