Breaking News:

Kebijakan Baru New Orleans selama Mardi Gras: Tutup Bar dan Larang Bawa Minuman

Dalam kebijakan yang berlaku di seluruh kota, New Orleans mengumumkan pada hari Jumat lalu bahwa mereka akan memerintahkan penutupan semua bar.

Flickr/ Pedro Szekely
New Orleans, Louisiana 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dalam kebijakan yang berlaku di seluruh kota, New Orleans mengumumkan pada hari Jumat lalu bahwa mereka akan memerintahkan penutupan semua bar.

Penutupan bar dan larangan minuman yang harus dibawa akan berlaku mulai Jumat 12 Februari 2021 hingga hari Mardi Gras pada 16 Februari 2021.

Dilansir dari Cnntravel.com, selama konferensi pers, Walikota New Orleans LaToya Cantrell menyebutkan bahwa terjadi kerumuman besar di Bourbon Street akhir pekan lalu.

Cantrell menyebut kerumunan sebagai hal yang dapat menyebarluaskan virus Covid-19.

Baca juga: Catat! Jadwal Terbaru Kereta Api Jarak Jauh, Berlaku Mulai 10 Februari 2021

Selain penutupan bar, Cantrell mengatakan bar yang beroperasi sebagai restoran juga akan ditutup untuk umum.

Penjual minuman keras dalam kemasan juga akan dilarang di French Quarter, Central Business District dan semua penjual minuman di jalanan akan dilarang sementara waktu ini.

"Kami semua berharap bahwa kami dapat mencapai keseimbangan yang diperlukan untuk Mardi Gras yang aman dan menyenangkan, tetapi mengingat varian baru dari Covid-19 ini, jumlah penonton baru-baru ini di Quarter berpotensi mengundang penonton lebih besar akhir pekan ini", kata Cantrell.

Situs web kota juga mengutip perayaan Mardi Gras tahun lalu di mana penyebaran Covid-19 menyebabkan rumah sakit New Orleans melebihi kapasitas.

Walikota mengatakan dia lebih suka dituduh melakukan banyak daripada berbuat terlalu sedikit dalam hal kesehatan dan keselamatan penduduk.

Penutupan Mardi Gras membuat banyak bisnis frustasi.

Scrott Wood pemilik pabrik Bir Courtyard di Distrik Taman Bawah mengatakan "ini mungkin ketujuh atau kedelapan kalinya dia menutup bisnisnya selama masa pandemi Covid-19".

"Mardi Gras akan menjadi masalah selama berbulan-bulan dan tidak memiliki rencana jelas untuk disebarluaskan. Bagi mereka, memberitahukan hal ini kepada kami dalam waktu seminggu, sementara perayaan Mardi Gras sudah dimulai, sangat disayangkan dan membuat frustasi," kata Wood pada pesan emailnya.

Pembatasan baru yang melibatkan penutupan bar dan penjual alkohol akan diberlakukan mulai pukul 6 pagi hari Jumat 12 Februari hingga pukul 6 pagi pada hari Sabtu 17 Februari.

Tidak hanya penutupan bar, pembatasan Mardi Gras juga termasuk membatasi lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki pada waktu tertentu di jalanan seperti Bourbon, Jalan Prancis dan Jalan Decatur.

Untuk perbatasan seperti peekumpulan sudah diterapkan Fase Dua yang dimotifikasi oleh kebijakan kota saat ini.

Pertemuan luar ruangan dibatasi hanya dengan jumlah 25 orang dan pertemuan dalam ruangan tidak boleh lebih dari 10 orang, juga diberlakukan aturan memakai masker dan jaga jarak dengan orang lain.

Baca juga: Catat! 5 Fenomena Langit di Indonesia yang Akan Terjadi Minggu Ini

Baca juga: Curhat Pemain Arsenal Suka Makan Indomie Buatan Indonesia: Rasanya Benar-benar Enak

Baca juga: Maskapai Ini Longgarkan Aturan Masker Bagi Penumpang Kelas Bisnis dan Kelas Satu

Baca juga: 6 Tradisi Paling Menyeramkan dari Beberapa Suku di Dunia, Potong Jari hingga Menari dengan Mayat

Baca juga: Niat Kumpulkan Kerang, Nelayan Ini Temukan Benda Orange Langka, Ditawar Rp 4,6 Miliar

(TribunTravel.com/ Septi Nandiastuti)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved