Breaking News:

Ada Laporan Alat Peledak dalam Kabin, Pesawat Ini Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat

Sebuah pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Alexandria di Louisiana setelah adanya laporan alat peledak.

Gambar oleh Bilal EL-Daou dari Pixabay
Ilustrasi pesawat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Alexandria di Louisiana setelah adanya laporan alat peledak.

Dilaporkan alat peledak tersebut ditemukan di dalam pesawat.

Meski tidak ada yang terluka, dua remaja dilaporkan ditahan karena insiden tersebut.

Melansir laman Foxnews.com, Minggu (3/1/2021), United Airlines mengonfirmasi bahwa pesawat yang diterbangkan oleh CommutAir ini melakukan pendaratan darurat.

Baca juga: 5 Rahasia Makanan di Pesawat, Termasuk Alasan Kenapa Pramugari Sajikan Minuman Lebih Dulu

CommutAir merupakan maskapai regional dan bagian dari United Express.

Pesawat yang mendarat darurat setelah dilaporkan ada alat peledak, Sabtu (2/1/2021).
Pesawat yang mendarat darurat setelah dilaporkan ada alat peledak, Sabtu (2/1/2021). (Laman Facebook Rapides Parish Sheriff's Office)

Penerbangan tersebut rencananya berangkat dari Jackson, Mississippi dengan tujuan ke Houston, Texas.

Dalam pernyataan yang diperoleh Foxnews, juru bicara CommutAir mengatakan, "Penerbangan CommutAir 4344, beroperasi sebagai United Express dari Jackson, Mississippi ke Houston, dialihkan ke Alexandria, Louisiana, karena masalah keamanan terkait pelanggan. Penerbangan mendarat dengan selamat dan otoritas lokal sedang menyelidiki masalah ini lebih lanjut. "

Kantor Sheriff Paroki Rapides juga memposting tentang insiden itu di Facebook.

"Sekitar pukul 12.24 siang, Sheriff Dispatch menerima telepon dari Rapides 911 Center mengenai keadaan darurat pesawat yang dilaporkan. Menurut laporan awal, informasi diterima bahwa ada kemungkinan alat peledak di dalam pesawat yang masuk ke Bandara Internasional Alexandria. Deputi, bersama dengan Departemen Pemadam Kebakaran Taman Udara Inggris, menanggapi insiden di mana penumpang diturunkan dan tempat kejadian diamankan. Dua orang yang bersangkutan sedang ditahan saat ini. Pasukan Bom RPSO bersama dengan agen lokal dengan FBI juga berada di lokasi membantu investigasi."

Penumpang diturunkan dari pesawat saat mendarat, meskipun seorang penumpang yang mengaku berada di pesawat tersebut menyebutkan bahwa mereka terpaksa menunggu setidaknya 40-45 menit sebelum turun, KALB melaporkan.

Tonton juga:

Menurut outlet berita, penyelidikan telah selesai dan dua remaja tersebut ditahan.

Belum dikonfirmasi apa yang mendorong pendaratan darurat ini dilakukan.

Seorang pria yang mengaku sebagai pengacara untuk dua remaja yang ditahan mengatakan kepada KALB bahwa keduanya telah dibebaskan dan dia tidak mengharapkan mereka untuk menghadapi tuntutan pidana.

Baca juga: Pria ini Ceritakan Pengalaman Mengerikan Bergelantung di Roda Pesawat Selama 11 Jam

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Penumpang Dilarang Tukar Tempat Duduk Sembarangan di Pesawat

Baca juga: Maskapai Thailand Larang Layanan Makan dan Minum di Pesawat, Begini Alasannya

Baca juga: Penumpang Pesawat Disarankan Rapid Test Antigen H-1 Keberangkatan

Baca juga: 7 Hal Menjengkelkan yang Sering Dikeluhkan Penumpang Pesawat, Termasuk Orang yang Ajak Ngobrol Terus

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved