Breaking News:

Setelah 2 Bulan Nihil, Thailand Laporkan Kematian Akibat Covid-19 untuk Pertama Kalinya

Thailand telah memberlakukan berbagai pembatasan baru setelah kematian karena covid-19 pertama di negara itu dalam hampir dua bulan.

Flickr/ Marco Verch Professional Photographer
Ilustrasi pengujian Covid-19 

TRIBUNTRAVEL.COM - Thailand telah memberlakukan berbagai pembatasan baru setelah kematian karena covid-19 pertama di negara itu dalam hampir dua bulan.

Bisnis judi Bangkok akan ditutup, sementara bar, klub malam, dan tempat musik di ibu kota akan ditutup pada tengah malam hingga 4 Januari.

Itu terjadi ketika pemerintah mencoba menahan wabah yang telah mencapai lebih dari setengah provinsi negara itu, dengan 144 infeksi baru dikonfirmasi pada hari Senin.

Menteri kesehatan masyarakat Anutin Charnvirakul mengatakan dia menjalani karantina selama dua minggu setelah terpapar dengan gubernur provinsi yang terinfeksi, sementara ketua DPR Chuan Leekpai meminta 29 staf parlemen untuk melakukan tes setelah bertemu dengan seseorang yang tertular virus.

Thailand , negara pertama di luar China yang dinilai mampu mengendalikan penyebaran wabah.

Di mana sebelumnya mencatat 6.285 kasus dan 61 kematian karena COVID-19, lapor Skynews.

Keberhasilannya telah dikaitkan dengan pembatasan ketat pada perjalanan masuk dan pengujian cepat serta pelacakan kontak.

Tindakan yang lebih ketat di Bangkok mengikuti peraturan serupa di beberapa dari 43 provinsi yang telah melaporkan kasus sejak wabah besar ditemukan di antara pekerja migran di pasar makanan laut di Samut Sakhon 11 hari lalu.

Ilustrasi traveler yang menggunakan masker
Ilustrasi traveler yang menggunakan masker (mohamed Hassan /Pixabay)

Sebuah cluster telah ditemukan di provinsi timur Rayong terkait dengan sarang perjudian, dengan 92 infeksi dalam tiga hari dan satu kematian.

Pongsakorn Kwanmuang, juru bicara otoritas Bangkok, mengatakan rumah sakit lapangan juga akan didirikan di ibu kota dan pembatasan ditinjau minggu depan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved