Breaking News:

Peneliti Temukan Ratusan Gading di Dalam Kapal Karam, Jadi Bukti Perburuan Gajah di Abad ke-16

Temuan kapal karam yang dipenuhi gading gajah ini menjadi petunjuk baru tentang perdagangan gading abad ke-16.

Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay
Ilustrasi seekor gajah 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ratusan gading gajah ditemukan di dalam kapal karam oleh peneliti.

Temuan kapal karam yang dipenuhi gading gajah ini menjadi petunjuk baru tentang perdagangan gading abad ke-16.

Hal tersebut terungkap setelah peneliti melakukan studi terhadap Bom Jesus, sebuah kapal dagang Portugis yang tenggelam saat melakukan perjalanan ke India di tahun 1533.

Dikutip dari Gizmodo, Kapal karam Bom Jesus ditemukan tak sengaja pada 2008 oleh para pekerja perusahaan tambang berlian yang tengah melakukan pekerjaan di sebuah Pantai Namibia.

Baca juga: Ini 5 Kopi Termahal di Dunia, Ada yang Berasal dari Sisa Kotoran Gajah Seharga Rp 11,6 Juta

Kapal tersebut berisi emas, perak, timah, tembaga, dan juga gading.

Selama berabad-abad, batangan tembaga mendorong kapal makin tenggelam dan masuk ke dasar laut yang lunak.

Gading gajah yang diambil dari kapal karam Bom Jesus.
Gading gajah yang diambil dari kapal karam Bom Jesus. (gizmodo via Kompas.com)

Ternyata kondisi tersebut justru ideal untuk pengawetan.

Buktinya, peneliti berhasil mengambil lebih dari 100 gading gajah dari ruang kargo kapal dan menjadikannya sebagai penemuan arkeologi gading Afrika yang pernah ditemukan.

Penelitian yang dipublikasikan di Current Biology ini kemudian dilakukan dengan menganalisis DNA pada 44 gading yang diambil dari Bom Jesus dan analisis isotop pada 97 gading.

Hasilnya peneliti pun dapat mengungkap ragam spesies, lokasi geografis, serta habitat gajah yang diambil gadingnya.
Peneliti menyebut bahwa gading di atas Bom Jesus secara eksklusif bersumber dari gajah hutan Afrika.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved