Breaking News:

Imbas Covid-19, Etihad Airways Menangguhkan Seluruh Penerbangan ke Afrika Selatan

Etihad Airways tidak akan mengoperasikan penerbangan apa pun ke Afrika Selatan hingga setidaknya tahun 2021.

Flickr/ ERIC SALARD
Ilustrasi maskapai penerbangan Etihad Airways 

TRIBUNTRAVEL.COM - Etihad Airways tidak akan mengoperasikan penerbangan apa pun ke Afrika Selatan hingga setidaknya tahun 2021.

Maskapai penerbangan nasional Uni Emirat Arab (UEA) tersebut telah menutup kantornya yang berlokasi di Johannesburg.

Melansir laman The National, Jumat (20/11/2020), Etihad Airways juga memutuskan untuk menangguhkan semua penerbangan antara Abu Dhabi dan Afrika Selatan.

"Sebagai bagian dari tinjauan berkelanjutan atas kinerja jaringan karena dampak Covid-19 pada perjalanan global, penerbangan Etihad Airways dari Abu Dhabi ke Johannesburg akan tetap ditangguhkan selama musim dingin 2020-2021," kata Etihad.

Baca juga: Mulai Maret 2021, Etihad Airways Akan Mengoperasikan Penerbangan Harian ke Israel

"Penangguhan lanjutan rute Johannesburg adalah salah satu dari beberapa penyesuaian yang saat ini dilakukan oleh maskapai penerbangan selama masa pandemi Covid-19," kata juru bicara maskapai kepada The National.

Etihad Airways juga mengatakan pihaknya bekerja sama dengan para pelancong yang memesan penerbangan ke Afrika Selatan untuk memberi tahu mereka tentang perubahan rencana perjalanan dan untuk mengalokasikan penerbangan alternatif.

Maskapai berbasis Abu Dhabi ini telah terbang langsung dari ibu kota UEA ke Bandara Internasional OR Tambo di Johannesburg selama lebih dari 10 tahun.

Penangguhan penerbangan bertepatan dengan musim panas Afrika Selatan, yang biasanya merupakan musim puncak bagi wisatawan.

Ini juga berarti bahwa sekarang tidak ada penerbangan penumpang komersial langsung yang beroperasi antara Abu Dhabi dan kota terbesar di Afrika Selatan.

Wisatawan kini dapat terbang ke Johannesburg dengan KLM, Lufthansa atau EgyptAir melalui koneksi.

Sementara Emirates, terus melanjutkan layanan penerbangannya dari Dubai ke Johannesburg, mengoperasikan empat layanan per minggu.

Maskapai tersebut juga terbang empat kali seminggu ke Cape Town dan tiga kali seminggu ke Durban.

Bahkan, Emirates juga bermitra dengan FlySafair dan Airlink untuk memperluas jaringannya ke seluruh Afrika Selatan.

Etihad Airways Airbus A330-243
Etihad Airways Airbus A330-243 (Instagram/ @Oliver Holzbauer)

Penerbangan Harian Etihad Airwyas ke Israel

Etihad Airways meluncurkan layanan harian dari Bandara Internasional Abu Dhabi ke Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv.

Penerbangan tersebut akan memakan waktu tiga jam 25 menit dan dijadwalkan untuk beroperasi sepanjang tahun.

Layanan penerbangan pertama akan berangkat dari UEA pada hari Minggu, 28 Maret 2021.

Tarif ekonomi mulai dari 445 dolar atau setara Rp 6,2 juta untuk penerbangan yang akan berangkat dari Abu Dhabi pada pukul 9.45 pagi waktu setempat dan mendarat di Israel setelah siang hari.

Perjanjian transportasi udara yang baru-baru ini ditandatangani antara UEA dan Israel telah memungkinkan maskapai penerbangan di UEA untuk mulai memperkenalkan penerbangan penumpang dan kargo antar negara.

Baca juga: Inggris Lockdown, Etihad Airways Tetap Lanjutkan Penerbangan Reguler ke London dan Manchester

Baca juga: Pertama Dalam Sejarah, Etihad Airways Buka Penerbangan dari Abu Dhabi ke Israel

Baca juga: Etihad Airways Luncurkan Gelang Elektronik untuk Bantu Terapkan Aturan Karantina

Baca juga: Kurangi Limbah Makanan di Pesawat, Etihad Akan Gunakan Teknologi Kecerdasan Buatan

Baca juga: Etihad Airways Tawarkan Asuransi Perjalanan Gratis Bagi Penumpangnya Jika Terjangkit Covid-19

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved