Breaking News:

Tanggapan Pengelola Lawang Sewu Soal Video Viral Vlogger Ditarik Uang Rp 3 Juta per Jam

Pengalaman Youtuber channel Kirandika Channel itu membagikan kisahnya saat mengunjungi Kota Semarang dan hendak mengabadikan momennya di Lawang Sewu.

Tribun Jateng/Maulana Ramadhan
Gedung Lawang sewu yang dihiasi lampu-lampu terlihat megah saat malam hari. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Viral video seorang Youtuber yang disuruh bayar Rp 3 juta untuk pembuatan video dalam obyek wisata Lawang Sewu Semarang.

Pengalaman Youtuber dengan nama channel Kirandika Channel itu membagikan kisahnya saat mengunjungi Kota Semarang dan hendak mengabadikan momennya di Lawang Sewu.

Dalam video itu, Youtuber berwisata ke Lawang Sewu pada 8 November 2020.

Namun oleh petugas keamanan, ia diminta menghentikan perekaman dan dikenai biaya Rp 3 juta per jam untuk dapat melanjutkan kembali pengambilan video.

Atas viralnya hal tersebut, Humas PT KA Wisata, pengelola Lawang sewu, M Ilud Siregar memberikan konfirmasinya.

Menurutnya, semua prosedur dan tarif atas berbagai kegiatan yang diberlakukan di Lawang Sewu adalah legal dan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan.

Namun seharusnya dalam penyampaian informasi tersebut dilakukan oleh Customer Service yang berada di area museum agar terhindarnya kesalahan penyampaian informasi.

"Semua prosedur dan tarif kegiatan di Lawang Sewu adalah legal sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan. Namun  tugas petugas keamanan di lapangan hanya sebatas menyampaikan informasi terkait prosedur. Selanjutnya mengarahkan pengunjung ke Customer Service untuk mendapatkan penjelasan langsung," ujarnya, Sabtu (14/11/2020).

Pihaknya akan segera menghubungi pemilik channel tersebut dan menyampaikan klarifikasi.

“KAI Wisata menyampaikan permohonan maaf kepada pemilik akun Youtube Kirandika Channel dan akan menghubungi pemilik akun tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan," katanya,

Ilud mengatakan, pihaknya memang menerapkan aturan tarif bagi pengunjung yang hendak melakukan photoshoot (pengambilan gambar) dan perekaman video di Lawang Sewu dengan tujuan kegiatan yang bersifat komersial, seperti film maupun iklan.

Tak hanya itu, pihaknya pun juga menyewakan gedung Lawang Sewu untuk kegiatan gathering, pameran, bazar, hingga pesta pernikahan dengan biaya sewa yang disesuaikan dengan luasan tempat dan lama sewa.

Namun semua itu dibayarkan melalui transfer ke rekening perusahaan, tidak atas rekening pribadi.

"Jika pengunjung ingin melakukan photoshoot atau rekaman video untuk kegiatan yang bersifat komersial seperti shooting film dan shooting iklan, maka akan dikenakan biaya penggunaan area  yaitu senilai 3,5 juta rupiah per jam, itu belum termasuk PPN 10 persen," jelasnya.

Adanya viral kejadian itu, pihaknya pun langsung melakukan kegiatan pembinaan khusus guna menyosialisasikan ulang terkait peraturan perusahaan dan penegasan tugas yang berlaku kepada seluruh petugas keamanan dan petugas lapangan di Lawang Sewu.

Hal itu agar ke depan tidak terulang kejadian yang sama dan penyampaian informasi menjadi lebih tepat.

"Bilamana petugas kami ditemukan melakukan pelanggaran terhadap hal tersebut, kami tidak akan segan untuk langsung menindak tegas petugas dimaksud sesuai peraturan yang berlaku di Perusahaan," tandasnya.(*)

Baca juga: Viral di Medsos, Buaya Besar Terlihat Jalan-jalan di Tengah Lapangan Golf saat Badai

Baca juga: Viral di Medsos, Pria di China Ajak Seekor Singa Jalan-jalan, Ternyata Anjing Dicat Loreng

Baca juga: Harga Tiket Masuk Lembang Park & Zoo, Rekomendasi Tempat Wisata di Bandung untuk Liburan Keluarga

Baca juga: Viral di Medsos, Bikin Vlog di Lawang Sewu Harus Bayar Rp 3 Juta Per Jam

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Youtuber Ngevlog di Lawang Sewu Semarang Ditarik Rp 3 Juta Per Jam, Ini Penjelasan Pengelola

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved