Breaking News:

Viral di Medsos, Pendaki Gunung Lawu Membludak Padati Pintu Masuk, Tak Ada Physical Distancing

Diketahui, video pendaki yang berjubel tersebut berada di pintu masuk pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

KOMPAS.com/ANGGARA W PRASETYA
Gunung lawu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah video yang memperlihatkan banyak pendaki berjubel akan masuk ke Gunung Lawu mendadak viral di Medsos.

Sebuah pengguna Twitter dengan username @magetanbanget mengunggah video berdurasi 15 detik yang memperlihatkan kondisi pintu masuk Gunung Lawu (16/7).

Diketahui, video pendaki yang berjubel tersebut berada di pintu masuk pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur.

Dalam video tersebut terlihat antrean yang sangat padat dari pendaki yang hendak masuk melakukan pendakian ke Gunung Lawu.

Sangking padat dan berjubelnya pendaki yang hendak mendaki, tidak terlihat adanya jaga jarak aman atau physical distancing antar pendaki.

TONTON JUGA

Antisipasi Lonjakan Pendaki 17 Agustus, Kuota Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Dibatasi

Mereka berdesak-desakkan untuk melakukan SIMAKSI sehingga dapat melakukan pendakian.

Dalam caption yang ditulis, dijelaskan daftar antrean panjang pendakian Gunung Lawu tersebut sudah terjadi sejak pagi (16/8/2020)

Video unggahan @magetanbanget itu pun ramai diperbincangkan oleh pengguna medsos lainnya dan mendapatkan lebih dari 5 ribu retweet.

Dilansir oleh TribunTravel dari Tribunnews, kejadian pendaki yang membludak tersebut dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Giri Lawu (PGL) Miko Wicaksono.

"Benar video di ambil di pintu masuk Cemoro Sewu tadi pagi. Videonya dari unggahan teman di basecamp," katanya, Minggu (16/8/2020).

2 dari 3 halaman

Miko melaporkan hingga sekarang kondisi di kawasan tersebut masih ramai pengujung.

Sedangkan jam registrasi yang dibuka sejak 08.00 pagi tadi sudah ditutup pukul 17.00 WIB.

"Kita masih di basecamp Cemoro Sewu, kondisi ramai pengunjung, relawan gabungan siaga untuk berjaga-jaga bila ada sesuatu hal yang urgent," imbuhnya.

Ditanya soal berjubelnya para pendaki yang tidak menjaga jarak, Miko memberikan penjelasannya.

Miko mengaku pihaknya kewalahan mengatur pendaki yang membludak.

Padahal sebelumnya dari PGL sudah memberikan imbauan dan mensosialisasikan tentang protokol kesehatan lewat media sosial.

"Aturan protokol kesehatan, persyaratan naik dan sebagainya, dari pihak perhutani dan kami sudah disosialisasikan"

"Juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan di pintu masuk Cemoro Sewu tapi ketika pendaki berdatangan kita kewalahan untuk mengatur."

"Kita hanya bisa mengimbau lewat pengeras suara, kita sudah berusaha untuk menertibkan," tegas Miko.

Miko juga menginformasikan dari kuota 800 pendaki hari ini sudah penuh.

3 dari 3 halaman

Terakhir dirinya meminta para pendaki untuk menerapkan dan mentaati protokol kesehatan yang ada selama mendaki Gunung Lawu.

"Untuk para pendaki imbauannya tetap patuhi protokol kesehatan."

"Tetap safety, jaga kebersihan, patuhi apa yang sudah menjadi peraturan setiap basecamp," tandasnya.

Antisipasi Lonjakan Pendaki 17 Agustus, Kuota Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Dibatasi

Gunung Everest Dibuka Kembali untuk Wisatawan di Tengah Pandemi Covid-19

Syarat Pendakian Gunung Sindoro Selama New Normal

Wakakusa Yamayaki, Festival Membakar Gunung di Jepang yang Dirayakan Meriah Tiap Tahun

Jangan Buang Sampah Sembarangan di Gunung Sindoro, Bisa Kena Sanksi

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Selanjutnya
Tags:
viral di medsosPendaki Gunung Lawu Membludakphysical distancing
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved