Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

Antisipasi Lonjakan Pendaki 17 Agustus, Kuota Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Dibatasi

Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia, pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu dibatasi.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
TribunTravel/Rizky Tyas
Suasana pegunungan di lereng gunung Lawu, Tawangmangu 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia, pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu dibatasi.

Mendaki menjadi satu aktivitas yang banyak dilakukan sebagian orang untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Sebagai langkah preventif, pihak pengelola Gunung Lawu membatasi kuota pendaki.

Mengantisipasi fenomena itu, jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu yang biasanya ramai pendaki 17 Agustus, menerapkan berbagai peraturan baru.

Selain Indonesia, Ini 7 Negara yang Rayakan Hari Kemerdekaan pada Bulan Agustus

Gunung lawu
Gunung Lawu (KOMPAS.com/ANGGARA W PRASETYA)

Asisten Perhutani Lawu Selatan, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds Marwoto mengatakan, tiket Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) naik dari Rp 15.000 menjadi Rp 20.000.

Pembatasan jumlah pendaki merupakan kebijakan Perhutani untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah masyarakat yang melakukan pendakian pengibaran bendera.

"Jadi tiket kami naikkan jadi Rp 20.000 karena menyesuaikan pendakian yang lain yang juga sudah naik lebih dahulu," kata Marwoto melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu (15/8/2020).

Kemudian, Perhutani juga mengatur batasan jumlah pendaki yaitu menjadi 800 orang pendaki per harinya.

Guna mengantisipasi lonjakan pendakian pada momen perayaan kemerdekaan, ia mengatakan pihaknya akan menambah jumlah personil pengamanan.

Tonton juga:

"Mulai besok, kami terjunkan tenaga bantuan kurang lebih 70 personel untuk antisipasi peningkatan masyarakat yang melakukan pengibaran bendera di puncak," ujar Marwoto.

Tujuan dari penambahan personel keamanan itu, imbuh dia, untuk memberikan rasa aman bagi para pendaki.

Adapun peraturan baru itu khusus berlaku hanya untuk jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dan mulai berlaku Sabtu (15/8).

Sementara itu, pihak basecamp Cemoro Sewu menginformasikan bagi para pendaki agar mengikuti peraturan yang telah ada.

Pihaknya tak segan-segan menindak tegas para pendaki yang menyalahi aturan, salah satunya larangan menggunakan pakaian berbahan jeans.

Selain itu, ketika mengambil kembali identitas, pendaki harus membawa barang bukti sampah.

Melihat akun Instagram basecamp Cemoro Sewu @pgl_cemorosewu, terdapat beragam ketentuan, pendakian misalnya pendaki di bawah 18 tahun harus didampingi oleh orang yang lebih berpengalaman tentang pendakian.

Kemudian, dilarang memakai pakaian berbahan jeans, dilarang melintasi jalur pendakian lain, dilarang membawa tisu basah, dilarang membuang sampah sembarangan, dan pengambilan identitas harus disertakan dengan membawa barang bukti sampah.

Mulai Hari Ini, 32 Kawasan Khusus Pesepeda di 5 Wilayah Kota Jakarta Ditiadakan

Kronologi Mumtaz Rais Ditegur Karena Pakai Ponsel di Pesawat, Adu Mulut hingga Akhirnya Minta Maaf

Kenapa Pagi Hari Jadi Waktu Terbaik untuk Naik Pesawat?

3 Barang yang Wajib Dibawa saat Menginap di Hotel Bersama Anak

5 Tips Memilih Hotel saat Liburan Bersama Anak, Utamakan Fasilitas dan Kamar yang Nyaman

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antisipasi Pendaki 17 Agustus, Harga Simaksi Gunung Lawu via Cemoro Sewu Naik dan Kuota Dibatasi".

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved