Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Kelam Museum Fatahillah di Jakarta, Saksi Bisu Pemerintahan yang Brutal

Selain menyimpan barang-barang bersejarah, Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah ternyata juga menyimpan sejarah yang kelam. Apa itu?

Penulis: ronnaqrtayn
Editor: ronnaqrtayn
en.wikipedia.org
Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua Jakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jelang hari kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus mendatang, Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah menjadi salah satu museum yang menyimpan kisah-kisah kelam perjalanan Indonesia.

Tak melulu soal barang bersejarah yang dipamerkan, bangunan Museum Fatahillah justru merupakan inti sejarah itu sendiri.

Sebagai landmark kawasan Kota Tua Jakarta, Museum Fatahillah selalu ramai kunjungan, terlebih pada momen-momen penting dan hari libur nasional.

Namun, tahukah kamu bahwa Museum Fatahillah menyimpan sisi gelap dan kisah yang kelam dari zaman penjajahan?

Pada zaman penjajahan Belanda, Museum Sejarah Jakarta atau yang sering kali disebut Museum Fatahillah adalah balai kota Batavia.

Setelah Keliling Kota Tua, Yuk Cicipi Es Selendang Mayang Dekat Museum Fatahillah

Balai Kota Batavia pada masanya merupakan pusat aktivitas rakyat pada abad ke 17 hingga 19.

Setiap sore rakyat berkumpul mengambil air bersih dari satu-satunya mata air di halaman depan balai kota.

Tak hanya itu, ada pula trem yang berjalan dengan rel di depan balai kota.

Selain aktivitas-aktivitas itu, balai kota juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai tempat pelaksanaan hukuman mati dan pembantaian massal.

Secara tak langsung bangunan Museum Fatahillah itu adalah saksi bisu dari pemerintahan yang brutal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved