Syarat Terbaru Bagi Wisatawan Domestik yang Ingin Naik Pesawat ke Bali

Pariwisata Bali kembali dibuka, ini syarat terbaru bagi wisatawan domestik yang ingin berkunjung.

Instagram/@agungshusena
Taman Tirtagangga Bali. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Indonesia.

Bagi traveler yang berencana liburan ke Bali, tentunya ada sejumlah syarat perjalanan yang wajib dipenuhi.

Sejak 5 Juli 2020, Provinsi Bali mengacu Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat Nomor 305/GUGASCOVID-19/VI/2020 untuk lalu lintas perjalanan orang dari dan ke Bali.

Surat ini menggantikan SE Gubernur Bali Nomor 10925 Tahun 2020.

7 Kuliner Enak di Bali untuk Menu Makan Siang, Ada Sate Plecing hingga Ayam Betutu

Lalu apa saja isi persyaratan orang ke Bali berdasarkan SE Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali yang berlaku sejak 5 Juli?

Berikut Kompas.com rangkum isi SE Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali:

Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Negeri

  • Menunjukkan identitas diri atau Kartu Tanda Penduduk (KTP), tanda pengenal lain yang sah
  • Pada pintu masuk keberangkatan, menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) atau surat keterangan hasil non reaktif uji Rapid Test dengan masa berlaku 14 hari sejak tanggal dikeluarkan
  • Sebelum masuk wilayah Bali wajib mengisi form aplikasi yang diakses pada alamat https://cekdiri.baliprov.go.id dan dapat menunjukkan QRCode kepada petugas verifikasi
  • Pelaku perjalanan yang tidak memiliki KTP wilayah Bali namun dengan alasan khusus tinggal di Bali, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dapat mengizinkan yang bersangkutan masuk, dengan syarat menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau surat keterangan hasil non reaktif uji Rapid Test, melakukan karantina mandiri, dan melengkapi Surat Pernyataan serta Surat Jaminan yang dapat diunduh dari https://cekdiri.baliprov.go.id
  • Bagi orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta yang melakukan tugas kedinasan atau kegiatan usaha dengan waktu tinggal di Bali lebih dari tujuh hari, wajib melengkapi dengan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau minimum surat keterangan hasil non reaktif uji Rapid Test yang masih berlaku
  • Bagi pelaku perjalanan transit atau hanya melintas melalui wilayah Bali dan tidak bermaksud berkunjung, wajib menunjukkan minimum surat keterangan hasil non reaktif uji Rapid Test yang masih berlaku.

Selain itu, SE tersebut juga mengatur setiap orang dengan tujuan pengangkutan logistik berlaku ketentuan menunjukkan KTP, dan surat keterangan hasil negatif uji swab PCR atau surat keterangan hasil non reaktif uji Rapid Test.

Hal tersebut terkecuali untuk pelayanan angkutan logistik komuter yang dapat diberikan izin khusus oleh Dinas Perhubungan Provinsi Bali.

Pariwisata Bali Kembali Bergairah, Pantai Kuta dan Sanur Diserbu Wisatawan Lokal

Kebun Raya Eka Karya Bali Kembali Dibuka Besok, Terapkan Protokol Kesehatan hingga Batasi Pengunjung

7 Kuliner Khas Bali yang Menggugah Selera, Coba Sate Lilit yang Rendah Lemak

Harga Tiket Masuk Toya Devasya, Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Batur, Bali

Hotel Bintang 3 di Ubud Bali Untuk Liburan Akhir Pekan, Tarif Mulai Rp 200 Ribuan per Malam

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mau Naik Pesawat ke Bali? Simak Aturan Terbarunya"

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved