Breaking News:

Tips Bersepeda saat Pandemi Covid-19, Haruskah Pakai Masker?

Salah satu jenis olahraga yang diyakini memiliki tingkat risiko infeksi Covid-19 yang lebih rendah adalah bersepeda.

Editor: Sinta Agustina
Griffith University
Ilustrasi bersepeda 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbagai batasan diberlakukan menyusul merebaknya penyebaran vorus corona di berbagai negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Kegiatan berolahraga pun menjadi salah satu aspek kehidupan yang terimbas oleh kondisi ini.

Di satu sisi, olahraga di masa pandemi sangat disarankan demi mendongkrak imunitas tubuh, namun di sisi lain harus dilakukan dengan cara yang aman

Salah satu jenis olahraga yang diyakini memiliki tingkat risiko infeksi Covid-19 yang lebih rendah, dibandingkan olahraga luar ruang lain adalah bersepeda.

Namun, tetap saja ada panduan yang harus diperhatikan agar kegiatan tersebut berlangsung aman demi kesehatan dan bukan malah mengundang penyakit.

Biar Tetap Nyaman, Ini Aturan Pakai Masker saat Cuaca Panas yang Harus Diketahui

Pengguna sepeda di kawasan Singel, Amsterdam, Belanda, Kamis (24/5/2018).
Pengguna sepeda di kawasan Singel, Amsterdam, Belanda, Kamis (24/5/2018). (TRIBUNTRAVEL.COM/SINTA AGUSTINA)

Menurut David Nieman, profesor kesehatan di Appalachian State University dan direktur Human Performance Lab di North Carolina Research Campus, bersepeda di luar rumah aman, selama kita sendirian.

Ketika orang berkumpul dan seseorang bersin atau batuk, tetesan akan mengenai benda yang disentuh orang, dan kemudian orang menyentuh wajah dan terjadilah infeksi.

Rencana terbaik untuk bersepeda saat ini yaitu mengendarai sepeda sendirian dan menikmati alam bebas di daerah yang tidak padat.

Lalu, cobalah mengatur waktu olahraga, apakah rute yang akan dilalui ramai orang atau tidak.

Aktivitas selama 30 - 60 menit dalam waktu sedang hingga cepat dapat membantu sistem kekebalan tubuh demi mencegah infeksi virus.

Jika kita sakit atau berisiko menyebarkan virus, sebaiknya kita tidak keluar rumah.

Nieman juga menyarankan beberapa latihan supaya kita tetap sehat selama masa karantina.

ILUSTRASI bersepeda
ILUSTRASI bersepeda (flickr.com)

Misalnya, latihan beban dengan menggunakan berat badan atau bersepeda di sekitar rumah, namun ada pengecualian jika kita sedang sakit.

"Jika kita menderita flu, virus corona, atau demam, orang sakit berpikir mereka dapat berolahraga untuk mengeluarkan virus, namun itu mitos. Sebenarnya justru sebaliknya," kata Neiman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved