Breaking News:

Cegah Penularan Covid-19, Tradisi Syawalan Sedekah Laut di Demak Ditiadakan

Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mengumumkan tradisi syawalan untuk sementara waktu ditiadakan guna mencegah penularan Covid-19.

Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
Wisata Religi Demak 

TRIBUNTRAVEL.COM -  Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mengumumkan tradisi syawalan untuk sementara waktu ditiadakan guna mencegah penularan Covid-19.

Tradisi syawalan biasanya dilakukan pada hari ketujuh pasca lebaran.

Tradisi syawalan merupakan aset wisata budaya dan wisata pantai di Demak yang diselenggarakan di wilayah pesisir empat kecamatan, meliputi Sayung, Karangtengah, Bonang dan Wedung.

Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini tradisi melarung hasil laut sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Demak, khususnya nelayan, tidak bisa diselenggarakan.

Tempat Wisata Bakal Dibuka, Ini 7 Barang yang Harus Dibawa saat Liburan di Tengah Pandemi Corona

Ilustrasi Masjid Agung Demak di malam hari
Ilustrasi Masjid Agung Demak di malam hari (Instagram/ raff.zsputraa_)

Melalui keterangan resmi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak Agus Kriyanto mengatakan, untuk seluruh kegiatan wisata budaya dan wisata lainya yang biasanya diselenggarakan di masa lebaran, seluruhnya ditiadakan.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Demak Nomor 440.1/14 Tahun 2020 tentang Peniadaan Kegiatan Even Budaya Syawalan.

“Ini merupakan tindak lanjut dari SE Bupati yang berisi larangan kegiatan yang melibatkan banyak massa sehubungan pencegahan penularan Covid-19. Apalagi saat ini trafic-nya naik, dan Demak ada peningkatan status dari siaga bencana menjadi tanggap darurat bencana di masa pandemi virus Corona,” jelas Agus saat ditemui, Jumat (29/5/2020).

Tonton juga:

Sehubungan dengan akan diberlakukannya new normal pada Juni mendatang, Agus menyampaikan, pihaknya telah melakukan pengecekan seluruh destinasi wisata yang ada di Kabupaten Demak.

Dari hasil pengecekan lokasi, dapat disimpulkan, seluruh destinasi yang ada telah siap untuk dibuka kembali.

“Saya dan tim dari Dinas Pariwisata telah melakukan pengecekan ke destinasi wisata terkait pemberlakuan new normal bulan depan. Dari hasil pantauan di lapangan seluruh destinasi wisata di Demak siap untuk dibuka kembali. Namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan dalam arahan pada rapat dengan provinsi secara virtual, untuk simulasi pada destinasi wisata disiagakan ambulans sebagai pelengkap protokol kesehatan Covid-19,” tambah Agus.

Mulai 8 Juni 2020, AirAsia Indonesia Layani Penerbangan Domestk dan Internasional

4 Masjid Tertua di Indonesia, dari Masjid Saka Tunggal hingga Masjid Agung Demak

Cegah Penyebaran COVID-19, Akses Simpang Enam Demak Ditutup

Uniknya Tradisi Weh Huweh, Momen Bertukar Makanan Jelang Lebaran di Demak

Dibangun Saat Kerajaan Demak, Ini Kisah Masjid Agung Semarang yang Berusia Lebih dari 200 Tahun

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved