Susun Protokol New Normal, Yogyakarta Siap Sambut Wisatawan Usai Pandemi Covid-19

Yogyakarta siap menyambut kembali kedatangan wisatawan setelah pandemi virus corona (Covid-19).

Photo by Agto Nugroho on Unsplash
Plang nama Malioboro 

TRIBUNTRAVEL.COM - Yogyakarta siap menyambut kembali kedatangan wisatawan setelah pandemi virus corona (Covid-19).

Plus, mereka juga siap dengan situasi New Normal.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Singgih Raharjo.

Dikutip dari Antara, Singgih mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) terkait kegiatan pariwisata di DIY, baik untuk pengelola destinasi maupun wisatawan.

Potret Liburan Gritte Agatha, Pernah Traveling ke Jogja, Tana Toraja, hingga Jepang

"Umpamanya pandemi ini tidak selesai-selesai, ya tidak mungkin kita mau tutup terus," kata dia.

Singgih melanjutkan, pemulihan kembali kegiatan pariwisata di Kota Gudeg harus menyesuaikan dengan kondisi yang baru disertai SOP yang baru pula.

Meski saat ini DIY masih memasuki masa tanggap darurat COVID-19 hingga 29 Mei 2020, menurutnya, upaya pemulihan kesiapan pelaku wisata harus dimulai dari sekarang.

Hal ini dilakukan sembari menunggu kebijakan resmi pemerintah pusat dan daerah terkait pembukaan kembali kegiatan pariwisata.

"Siap tidak siap kalau kebijakan muncul kita menyiapkan dari sekarang," kata dia.

Kapasitas SDM

Dispar DIY menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk menyiapkan kapasitas SDM pariwisata melalui pelatihan secara daring.

Selain itu, Pemda DIY juga memberikan bantuan sarana prasarana kebersihan bagi tempat wisata sesuai protokol kesehatan, salah satunya fasilitas cuci tangan.

"Kami sedang menyiapkan 240 tempat cuci tangan yang ada di 50 tempat wisata dan Insya Allah sebelum Mei habis sudah selesai," kata Singgih.

Upaya promosi wisata, lanjut Singgih, sudah mulai digencarkan kembali--baik melalui video atau sarana lainnya.

Namun, konten belum berisi ajakan mengunjungi Yogyakarta saat ini.

"Kami juga membuat video terkait sepinya pariwisata Yogya, tapi kami tidak diam. Kami membersihkan destinasi, memperbaiki destinasi, penambahan kebersihan dan fasilitas cuci tangan," kata Singgih.

"Itu akan kami sampaikan di dalam video sehingga calon wisatawan yang nanti akan datang ke Yogyakarta pada saatnya nanti sudah merasa nyaman," lanjutnya.

"Tentu pemantauan tidak hanya dari Dinas Pariwisata, tapi semua pihak. Kalau pariwisata gerak, Insya Allah ekonomi bisa jalan dengan baik karena yang terimbas banyak sekali," katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan, saat ini tercatat sebanyak 20 hotel dan restoran baik berbintang dan non-bintang di DIY menyatakan bersiap beroperasi kembali pada Juni 2020.

Menurut dia, keputusan itu patut didukung untuk menopang kembali aktivitas pariwisata dan perekonomian di DIY asalkan mampu menyesuaikan protokol kesehatan yang ada.

"Kami mendukung, tapi harus sesuai protokol Covid-19 dengan ketat bagi tamu maupun karyawan," kata Deddy.

6 Minuman Sehat Penghangat Tubuh yang Bisa Ditemui di Jogja, Cocok jad Menu Buka Puasa

5 Camilan Populer di Jogja untuk Takjil Buka Puasa, Ada Geplak hingga Kicak yang Menggoda Selera

Tak Perlu ke Jogja Dulu, Simak Cara Menikmati Malioboro Lewat Tur Virtual

Jenang Grendul, Kudapan Manis Khas Jogja untuk Pilihan Takjil Buka Puasa

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Yogyakarta Susun Protokol New Normal, Siap Sambut Wisatawan setelah Corona.

 
 
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved