Breaking News:

Ramadan 2020

Seperti Apa Tradisi Membangunkan Sahur oleh Mesaharati di Mesir?

Sebagai mesaharati, seseorang diharuskan untuk membangunkan umat Muslim untuk bersantap sahur saat Ramadan.

Gulf Life
Seorang mesaharati membangunkan orang untuk sahur saat bulan Ramadan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ada satu tradisi unik saat bulan Ramadan yang masih bertahan di Mesir hingga saat ini.

Tradisi itu adalah membangunkan sahur yang dilakukan oleh seorang mesaharati.

Sebagai mesaharati, seseorang diharuskan untuk membangunkan umat Muslim untuk bersantap sahur saat Ramadan.

Meski telah ada teknologi alarm, namun pekerjaan sebagai mesaharati masih bertahan hingga saat ini.

Perbandingan Durasi Waktu Puasa Negara-negara di Dunia, Ada yang Puasa 20 Jam dan 11,5 Jam

Diwartakan Arab News, pekerjaan ini telah ada selama beberapa generasi dan merupakan tradisi terhormat.

Asal-usul mesaharati di Mesir

Sejarawan Abdelmajid Abdul Aziz mengatakan, mesaharati pertama kali muncul di Mesir saat dinasti Fatimiyah, yang bisa dibilang periode paling indah untuk perayaan Ramadan.

Abdul Aziz mengatakan, Gubernur Mesir Ibn Ishaq adalah orang pertama yang secara individual melakukan tugas secara profesional pada 832 H (1432 M).

Ia akan berjalan dari kota Fustat ke masjid di Amr ibn Al-Aas, dan berseru, "Hai para penyembah Allah, makanlah. Sahur adalah berkah."

Sementara menurut sejarawan Mesir Mohammed bin Iyas, profesi dimulai pada zaman Khalifah Bi'amr Allah, yang memerintahkan warga untuk tidur segera setelah salat Tarawih.

Khalifah Bi'amr Allah kemudian akan mengirim tentaranya pada dini hari, mengetuk pintu dan berteriak sebelum salat subuh, untuk membangunkan orang untuk sahur.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved