Breaking News:

Terapkan Physical Distancing, KRL Tak Berangkatkan Kereta yang Melebihi Kapasitas

Diumumkan melaui akun Twitter dan Instagram Story resmi milik mereka, kereta yang melebihi kapasitas tidak akan diberangkatkan.

Instagram/ @ridho_railfans_16
Stasiun KRL Jakarta Kota 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menerapkan aturan baru untuk menjaga physical distancing antar penumpang.

Diumumkan melaui akun Twitter dan Instagram Story resmi milik mereka, kereta yang melebihi kapasitas tidak akan diberangkatkan.

Hal ini ditandai dengan adanya pengguna KRL yang duduk atau berdiri di kawasan yang ditandai.

Dengan demikian, hal itu berarti sudah melebihi jumlah maksimum kereta yang sudah ditentukan sebelumnya, yakni 60 orang.

Imbas Penerapan PSBB, Penumpang Transjakarta hingga KRL Turun Drastis

Saat jumlah penumpang lebih dari 60, kereta tidak akan diberangkatkan hingga penumpang mengikuti aturan kapasitas maksimum tersebut.

Aturan ini akan berlaku mulai hari Senin (4 mei 2020) hingga masa Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta selesai.

Diketahui sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memperpanjang pelaksanaan hingga tanggal 22 Mei 2020 mendatang.

Dengan adanya PSBB ini ada beberapa aturan yang berlaku salah satunya adalah penyesuaian operasional KRL.

Beberapa perubahan operasional KRL ini meliputi perubahan jadwal, perubahan rute, hingga aturan mewajibkan penumpang memakai masker.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved