Langgar Aturan Pengendalian Transportasi Mudik 2020 Bisa Kena Sanksi

Kendaraan pribadi dan angkutan penumpang yang melanggar aturan mudik akan mendapat sanksi sesuai tanggal.

Kompas
Ilustrasi Mudik dengan Menaiki Sepeda Motor 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah diketahui telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Mudik Lebaran Tahun 2020

Langkah tersebut sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran virus corona (covid-19) selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.

Kebijakan terkait mudik lebaran ini sudah berlaku mulai 24 April lalu dan akan efektif sampai dengan 31 Mei 2020.

Aturan berlaku untuk seluruh moda transportasi angkutan penumpang baik darat, kereta api, laut maupun udara.

Bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang yang melanggar dapat dikenakan sanksi berdasarkan tanggal yang telah ditetapkan.

Dirangkum TribunTravel dari akun Instagram @dishubdkijakarta pada Jumat (5/1/2020), seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 Pasal 1 Ayat 3, bagi yang melanggar akan mendapat sejumlah sanksi.

Ada Larangan Mudik, Ini 6 Prosedur Pembatalan Tiket Kereta di Loket Stasiun

Berikut ini penetapan sanksi bagi yang melanggar larangan mudik lebaran 2020 sesuai tanggal yang telah ditetapkan:

1. Transportasi Darat

Sanksi bagi yang melanggar aturan transportasi darat diatur dalam pasal 6.

24 April - 7 Mei 2020

  • Sanksi terguran bersifat persuasif
  • Pengemudi diminta putar balik arah ke asal perjalanan.
Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved