8 Fakta Unik Ranu Manduro Mojokerto yang Mirip Jurassic Park dan Viral di Medsos

Kabarnya wisata Feeling Good atau Ranu Manduro menyajikan pemandangan perbukitan dan hamparan rumput hijau dan disebut-sebut mirip di Selandia Baru

8 Fakta Unik Ranu Manduro Mojokerto yang Mirip Jurassic Park dan Viral di Medsos
Instagram.com/abdulh.83/
Ranu Manduro di Mojokerto, Jawa Timur 

TRIBUNTRAVEL.COM - Terangkum 8 fakta tentang Ranu Manduro atau dijuluki wisata Feeling Good di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. 

Beberapa fakta wisata Feeling Good melingkupi keindahan alam, tiket masuk hingga akses jalan menuju lokasi. 

Kabarnya wisata Feeling Good atau Ranu Manduro menyajikan pemandangan perbukitan dan hamparan rumput hijau dan disebut-sebut mirip di Selandia Baru.

Berikut 8 fakta selengkapnya tentang wisata Ranu Manduro atau Feeling Good dikutip dari berbagai sumber:

1. Viral di Medsos

Popularitas wisata Ranu Manduro tidak lepas dari media sosial. 

Sebuah video berdurasi singkat beredar di berbagai akun media sosial seperti Instagram dan Twitter sejak Minggu (23/2/2020) lalu.

Dalam rekaman tersebut terlihat pemandangan perbukitan diselimuti hijaunya tumbuhan di atasnya.

Terdapat juga sejumlah batu yang menjadi 'aksesoris' pemandangan di Ranu Manduro.

Sedangkan yang paling mencuri perhatian adalah deretan pegunungan sebagai background-nya.

Rekaman yang diambil di atas motor tersebut juga memperlihatkan sejumlah pengunjung yang tengah menikmati suasana di  Ranu Manduro.

2. Ciri-ciri Jalan Menuju Lokasi  

Ranu Manduro, Mojokerto.
Ranu Manduro, Mojokerto. (Arif Rahman)

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, video yang menampilkan wisata lokal Ranu Manduro berasal dari pria asli Kota Lampung bernama Hafidz Hamdan Basori.

Hafidz menjelaskan video tersebut ia ambil saat berkunjung ke Ranu Manduro bersama rekannya, Minggu (23/2/2020) pagi. 

Sedangkan lokasi wisata ini tepatnya di Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Mojokerto.

Hafidz kemudian menuturkan ciri-ciri jalan menuju ke Ranu Manduro. 

"Deket dengan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, perbatasan Pasuruan - Mojokerto. Lumayan jauh kalau dari pusat Kabupaten Mojokerto. Lebih deket dari Pandaannya," ungkap Hafidz kepada Tribunnews, Selasa (25/2/2020).

Berdasarkan pengakuan Hafidz  perjalan menuju Ranu Manduro tergolong mudah.  

Jarak Ranu Manduro dengan Balai Desa Maduro Manggung Gajak sekitar 1 kilometer. 

"Jalannya agak berbatu, kalau hujan lumayan agak licin," ungkapnya. 

3. Viral Sejak Lama 

Hafidz melanjutkan, sebetulnya wisata Ranu Manduro sudah viral sejak lama.

Namun semakin ramai diperbincangkan belakangan ini.

"Dua bulanan belakangan ini viral lagi," ujarnya.

Kedatangan Hafidz ke Ranu Manduro untuk memuaskan rasa penasarannya. 

Ia juga mengaku tertarik berkujung lantaran hobinya mendaki gunung.

4. Mirip di Selandia Baru 

Foto-foto Wisata Lokal Ranu Manduro Mojokerto yang disebut Mirip Selandia Baru
Foto-foto Wisata Lokal Ranu Manduro Mojokerto yang disebut Mirip Selandia Baru (Kolase Tribunnews (Instagram @cowboyrimba, @masih_husni, @frido_pranata, @mukhammad_iqro, dan @rheny_emblaks_cuy) )

Pemandangan Ranu Manduro menurut Hafidz  memiliki pemandangan yang indah dan memiliki berbedaan dengan suasa alam di daerah pegunungan. 

"Kalau di gunung kan di atas, jadi kita melihat pemandangan di bawahnya. Kalau ini beda, dari bawah lihat ke atas, view-nya Gunung Penanggungan."

"Ketika saya sampai sana kok bisa kayak gini, kayak luar negeri, seperti di Selandia baru itu," bebernya. 

5. Danau dan Keindahan di Dalamnya  

Menurut wisatawan lain bernama Sofya, Ranu Manduro juga memiliki telaga atau danau.

Selain itu, hamparan padang rumput atau savana hijau yang membentang luas juga menjadi daya tarik tersendiri dari Ranu Manduro. 

Terlebih hamparan Savananya, diakui Sofyan sangat apik dengan beberapa bebatuan meruncing, pohon-pohon berlatar Gunung Penanggungan.

"Iya seperti di video itu, ada savana juga bebatuan," kata Sofyan.

 6. Bekas Pertambangan 

Berdasarkan cerita yang diperoleh Hafidz, Ranu Manduro awalnya adalah kawasan tambang yang kini telah ditinggalkan oleh pengelola.

"Bekas galian pabrik, sudah lama digalinya dan juga cukup dalam. Tapi kayak ditinggalin gitu," tegasnya.

Hafidz mengaku kaget saat melihat video yang ia ambil menjadi viral dan diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial lainnya. 

Hafidz berharap Ranu Manduro mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat untuk dikelola dengan baik.

"Buat pemerintah bisa melirik dan dijadikan tempat wisata, warga lokal bisa mengelola. Berkah buat mereka."

"Buat wisatawan, jaga alam, terutama sampah. Masalah sampah kan miris ngelihat tempat wisata bagus tapi sampahnya membludak," tutupnya. 

 7. Harga Tiket Masuk 

Hafidz menambahkan tempo hari dirinya berkunjung ke Ranu Manduro, Minggu (23/2/2020) lalu, ia belum dimintai biaya.

Namun setelah viral masyakat sekitar mulai menerapkan tiket masuk 3 ribu rupiah untuk memasuki lokasi wisata tersebut.

"Tiket masuk sudah ada, hari ini saya ke sana lagi cuman 3 rupiah," katanya. 

8. Ramai Karena Penasaran 

Seorang wisatawan lainnya bernama Arif Rahman Hakim mengaku cukup penasaran dengan wisata yang sedang viral di Mojokerto.

Banyaknya video yang menampilkan keindahan pesona alam yang Instagramable.

"Berawal dari rasa ingin tahu, karena lokasinya tidak jauh juga dari tempat kerja dan rumah teman.

Cukup bagus, mungkin lebih bagus lagi kalau datang pagi hari jadi tidak mendung dan hujan," kata Arif Rahman Hakim.

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul 8 Fakta Wisata Feeling Good Ngoro, Mojokerto, Disebut Mirip Selandia Baru, Tiket Masuk & Lokasinya

 
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved