Dampak Wabah Virus Corona, Wisman Asal China Perpanjang Izin Tinggal di Bali

76 wisatawan mancanegara (wisman) asal China mendatangi Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali untuk proses perpanjangan izin tinggal

Dampak Wabah Virus Corona, Wisman Asal China Perpanjang Izin Tinggal di Bali
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sejumlah turis China mendominasi kunjungan di Pantai Kelan, Badung, Selasa (23/10/2018). Sejak Merebak Virus Corona, Kunjungan Turis China ke Bali Turun, Kerugian Diprediksi Ratusan Juta 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hingga Selasa (11/2/2020) lalu, terdapat setidaknya 76 wisatawan mancanegara (wisman) asal China mendatangi Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali untuk proses perpanjangan izin tinggal dalam keadaan terpaksa.

Hal ini disebabkan karena adanya larangan penerbangan dari dan ke China oleh pemerintah Indonesia yang berlaku mulai Rabu (5/2/2020).  

"Belum dapat kami sampaikan saat ini karena kami sedang berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga yang lain," tutur Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo saat ditemui Kompas.com di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Sedangkan dari Imigrasi kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai Bali, mengatakan turis China yang masih di Bali dan tak dapat pulang karena wabah virus corona harus membayar izin kelebihan masa tinggal (overstay). 

"Dia harus bayar overstay-nya dulu, baru bisa diperpanjang dengan izin tinggal keadaan terpaksa, biayanya Rp 1 juta per hari," kata Kepala Seksi Informasi Kantor Imigrasi kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Putu Suhendra, seperti dikutip dari berita Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Hotel Murah di Bali Mulai Rp 80 Ribuan, Lokasi Dekat Bandara Ngurah Rai

Angela sendiri mengatakan dari pihak Kemenparekraf sudah memiliki beberapa rencana jika wabah virus corona berdampak hingga satu tahun lamanya.

Salah satunya adalah dengan pembukaan rute penerbangan internasional dan persiapan hub penerbangan terbaru.

"Kalau dampak virus corona hingga setahun, hub yang lain saat ini kami sedang optimasikan untuk di Malaysia.

Tapi kita juga akan buka hub yang lain," kata Angela.

Selanjutnya, Angela menuturkan bahwa akan ada pembukaan paket perjalanan ke Indonesia yang menarik karena menurutnya hal tersebut penting.

Tidak hanya untuk semakin menarik perhatian wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, namun sebagai salah satu langkah pengembangan pariwisata di Indonesia yang akan terus berkembang tanpa henti.

Terkait kedatangan wisman ke Indonesia di tahun 2020, Angela mengatakan bahwa Kemenparekraf masih belum menentukan target.

15 Kebiasaan Unik Warga Tiongkok yang Buat Turis Heran

5 Fakta Unik Pendidikan di Tiongkok, Ada Sekolah Kungfu untuk Anak dari Keluarga Miskin

Turis Australia Ini Bagikan Kondisi Kota Wuhan Saat Kemunculan Virus Corona

Turis China di Bali Pilih Perpanjang Izin Tinggal karena Dampak Virus Corona

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenparekraf Belum Dapat Pastikan Nasib Turis China yang Tertinggal di Bali"

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved