Imbauan Perjalanan Bagi Turis yang Ingin Liburan ke Luar Negeri Setelah Serangan AS di Iran

Himbauan perjalanan bagi wisatawan ini dikeluarkan setelah serangan udara AS di Iran yang menyebabkan kematian Jendral Qasem Soleimani.

Imbauan Perjalanan Bagi Turis yang Ingin Liburan ke Luar Negeri Setelah Serangan AS di Iran
Pexels/Shvets Anna
Ilustrasi liburan ke Turki 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kantor luar negeri dari berbagai negara saat ini telah memperbarui saran perjalanan mereka bagi wisatawan.

Imbauan perjalanan bagi wisatawan ini dikeluarkan setelah serangan udara AS di Iran yang menyebabkan kematian Jendral Qasem Soleimani.

Hubungan kedua negara pun semakin memanas.

Saat ini, turis diberitahu untuk tetap waspada jika ingin berlibur ke negara-negara terkait serangan tersebut.

Termasuk negara tetangga atau berbatasan dengan wilayah konflik.

Wisatawan diimbau lebih waspada saat liburan ke Turki.

Saran perjalanan yang sama juga dikeluarkan untuk Mesir dan Dubai.

Dikutip TribunTravel dari laman The Sun, Rabu (8/1/2020), Turki berbatasan dengan Suriah, Irak dan Iran yang menyebabkan kekhawatiran wisatawan yang ingin liburan ke sana.

Pemerintah Inggris, misalnya, mereka memperingatkan warga Inggris agar berhati-hati di kawasan itu setelah serangan Amerika Serikat di Baghdad pada 3 Januari 2019 lalu.

Warga diminta terus memantau perkembangan terbaru, termasuk melalui media online dan saran perjalanan yang dikeluarkan kantor luar negeri.

Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat di Iran bisa berpengaruh pada wisatawan di negara-negara tetangga, khususnya Turki yang menjadi tujuan utama wisatawan untuk berlibur.

Banyak turis dari berbagai negara menjadikan Turki sebagai destinasi wisata musim dingin.

Khususnya Bodrum, Antalya dan Istanbul, kota-kota popoler yang banyak dikunjungi wisatawan saat liburan ke Turki.

Saat ini bahkan banyak penawaran tiket penerbangan murah yang ditawarkan oleh berbagai maskapai.

Misalnya maskapai ternama Inggris, British Airways yang baru saja membuka rute penerbangan baru ke Antalya musim panas tahun ini.

Pemandangan bunga tulip di Hagia Sophia, Turki
Pemandangan bunga tulip di Hagia Sophia, Turki (Thevegetariantraveller.com)

Saat musim dingin, jumlah wisatawan yang liburan ke Turki pun meningkat.

Selain itu, Turki juga menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin liburan ke Eropa dengan biaya lebih murah.

Bagi wisatawan yang berencana liburan ke Turki, disarankan untuk membuat visa elektronik.

Hal ini dikarenakan ada beberapa turis yang mengklaim bahwa mereka ditolak di bandara karena tidak punya visa elektronik.

Menilik Jejak Sinterklas yang Identik dengan Perayaan Natal di Dua Kota Bersejarah di Turki

Viral di Medsos, Kebab yang Jual Orang Turki di Jakarta Diserbu Pembeli

15 Fakta Unik Turki, Negara Tempat Asal Santa Claus yang Terkenal dengan Kuliner Kebabnya

4 Travel Umrah di Medan, Ada yang Punya Paket Umrah Plus Turki

Liburan ke Turki? Ini 5 Hal yang Tidak Akan Kamu Temukan di Negara Lain

Panduan Berbelanja di Grand Bazaar Istanbul Turki, Simak 7 Tips Ini

TribunTravel.com/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved