4 Daerah di Indonesia yang Larang Perayaan Tahun Baru dengan Pesta Kembang Api

Sejumlah daerah di Indonesia melarang penggunaan kembang api dan petasan saat merayakan malam pergantian tahun baru 2020.

4 Daerah di Indonesia yang Larang Perayaan Tahun Baru dengan Pesta Kembang Api
surakarta.go.id
Ilustrasi Car Free Night Tahun Baru di Solo 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejumlah daerah melarang penggunaan kembang api dan petasan saat merayakan malam pergantian tahun baru 2020.

Hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan agar tetap kondusif.

Sebagai solusinya, beberapa pemerintah daerah menyiapkan acara pengganti. Seperti car free night hingga doa bersama.

Berikut daerah yang melarang penggunaan kembang api dan petasan saat tahun baru:

1. Kota Surakarta

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sudah tiga tahun terakhir ini tidak mengizinkan warganya untuk merayakan tahun baru dengan cara menyalakan kembang api atau petasan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Surakarta Hasta Gunawan, kebijakan itu dilakukan untuk menjaga keamanan.

Karena Kota Surakarta dianggap sebagai barometer keamanan nasional.

"Solo tetap Solo, gurunya keamanan nasional," kata Hasta.

Sebagai penggantinya, Pemkot Surakarta akan menggelar event Solo Car Free Night (SCFN) di sepanjang Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman.

Tonton juga:

2. Kota Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh melarang masyarakat merayakan tahun baru dengan menyalakan kembang api, petasan hingga meniup terompet.

Hal itu dilakukan karena perayaan tahun baru dianggap bertentangan dengan syariat Islam.

"Seruan atau imbauan tersebut setiap tahun dikeluarkan. Jadi, seharusnya ini menjadi budaya kita untuk tidak merayakan pergantian tahun. Kami minta dengan sangat kepada masyarakat agar mematuhi seruan tersebut," Kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman seperti dikutip dari Antara Aceh, Rabu (25/12/2019).

Bahkan sebagai bentuk ketegasannya, seluruh petugas Satpol PP dan WH juga dikerahkan untuk mengawal imbauan tersebut.

3. Tanjungpinang

Pemerintah Kota Tanjungpinang juga melarang perayaan tahun baru bagi warganya.

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul mengatakan, imbauan pelarangan perayaan tahun baru sudah diperkuat dengan surat edaran terkait pelarangan perayaan tahun baru menggunakan petasan, kembang api hingga menggelar pesta.

"Surat edarannya sudah siap, Senin depan sudah dipastikan tersebar semua ke seluruh warga Tanjungpinang," kata Syahrul, Sabtu (28/12/2019).

Ia berpendapat, perayaan tahun baru tidak sesuai dengan adat istiadat daerah setempat.

Sebagai penggantinya, Pemkot Tanjungpinang meminta masyarakatnya untuk menggelar doa bersama. 

4. Tangerang Selatan 

Polres Tangerang Selatan melarang pusat perbelanjaan menyalakan kembang api atau petasan saat malam pergantian tahun baru jika tidak berizin.

"Tentunya prosedur untuk kembang api itu harus ada perizinannya. Sepanjang ada perizinannya diperbolehkan. Kan tata cara perizinan dari Polda, dari Intel Mabes untuk kembang apinya," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (19/12/2019).

Tidak hanya mal, para pedagang di pinggir jalan juga dilarang berjualan kembang api jika tidak mengantongi perizinan.

Untuk menjaga keamanan itu, pihaknya mengaku akan menerjunkan sejumlah personil. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik berkumpulnya massa.

Sejumlah daerah melarang penggunaan kembang api

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejumlah Daerah Larang Perayaan Tahun Baru Gunakan Kembang Api"

Paket Hotel Tahun Baru 2020 di Bali, The Trans Resort Tawarkan Makan Malam Spesial Mulai Rp 1 Juta

Daftar Acara Tahun Baru 2020 di Jakarta, Ada Midnight hingga Pesta Kembang Api

Paket Hotel Tahun Baru 2020 di Makassar, Tarif Menginap Mulai Rp 1,4 Juta

Ancol, Monas hingga TMII, Ini 8 Tempat Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2020 di Jakarta

Deretan Tempat Wisata di Batam yang Memukau untuk Liburan Tahun Baru 2020

4 Hotel di Surabaya Ini Tawarkan Paket Spesial Tahun Baru 2020

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved