Breaking News:

4 Risiko Umrah Backpacker, Kendala Visa Umrah hingga Tidak Fokus Ibadah

Kamu yang ingin menjalankan ibadah umrah backpacker, wajib tahu beberapa risikonya, mulai dari kendala visa umrah hingga tidak fokus dalam beribadah.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Gigih Prayitno
instagram/persada_indonesia
Ilustrasi ibadah umrah. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kamu yang ingin menjalankan ibadah umrah backpacker, wajib tahu beberapa risikonya berikut ini.

Bagi umat muslim, bisa menjalankan ibadah umrah dan haji merupakan impian untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Namun, untuk bisa menjalankan ibadah umrah dan haji tentunya diperlukan usaha yang cukup besar bagi sebagian orang, terlebih bagi mereka kalangan menengah ke bawah, karena biaya umrah yang mahal.

Mengutip laman Kompas, Kamis (21/11/2019), Bendahara Umum Asosiasi Umrah dan Haji PRATAMA, Ali Umasudi berpendapat tentang batas harga paket umrah termurah yang bisa diperhatikan calon jemaah.

Pertama Kali Umrah Backpacker, Ini Cara Urus Visa Umrah dengan Mudah

Mau Umrah Backpacker? Ini 5 Tiket Murah Jakarta-Jeddah PP, Tarif Mulai Rp 10 Jutaan

"Biaya umrah itu tergantung program. Ada yang promo dan reguler. Kalau reguler itu sekitar Rp 26-27 juta per orang, kalau yang promo itu Rp 16-17 juta per orang," kata Ali, beberapa waktu lalu.

Namun, ada pilihan lain untuk melakukan perjalanan umrah dengan biaya lebih murah yakni dengan umrah backpacker.

Umrah backpaker banyak digencarkan bagi mereka yang mengajak atau menawarkan cara umrah dengan biaya murah dan dilakukan secara mandiri.

Ilustrasi jamaah yang sedang menjalankan ibadah umrah.
Ilustrasi jamaah yang sedang menjalankan ibadah umrah. (instagram/reizamohammad)

Seperti yang dipopulerkan oleh seorang penulis buku Elly Basrah Lubis, mengenai umrah backpacker.

Elly mengungkapkan umrah backpacker bisa dijalankan dengan biaya sekitar Rp 8 juta per orang.

Biaya umrah tersebut, dengan catatan, digunakan dengan cara backpacker.

Tonton juga:

Diklaim Lebih Murah, Ini Panduan Umrah Backpacker Bagi Pemula

Rekomendasi 7 Travel Umrah di Medan, Harga Paket Umrah Lebih Terjangkau

Daftar Travel Umrah di Semarang dengan Jadwal Keberangkatan Akhir Tahun 2019

"Seberapa murah umrah backpacker? Tergantung mendapatkan tiket pesawatnya," kata perempuan yang juga menulis buku "Umroh Backpacker: A to Z Berumroh Ala Backpacker" itu.

Ia menekankan, komponen biaya terbesar dalam umrah adalah tiket pesawat.

Elly mencontohkan biaya tiket pesawat non promo ke Jeddah biasanya di atas Rp 11,5 juta (pergi pulang).

"Misalnya dapat tiket pesawat Malaysian Airlines 1,3 juta (PP). Itu Rp 8 juta totalnya bisa umrah," jelasnya.

Umrah backpacker juga menekan biaya-biaya lain.

Misalnya menghilangkan biaya untuk memberangkatkan ustad dan travel agent dari Indonesia, menurunkan kelas penginapan, biaya pemasaran paket umrah, suvenir (koper, ihram, atau seragam mukena), dan manasik.

Menurutnya, komponen-komponen itu akan menekan total biaya umrah selain biaya tiket pesawat yang mendapat porsi terbesar.

"(Harga itu) Dengan fasilitas di Mekkah-nya sudah reguler. Ada makan, hotel, mutowif, semua reguler. Di Saudi tidak ada perbedaan. Makan itu reguler katering tiga kali sehari," jelas Elly.

"Itu umrah backpacker tak ada bedanya dengan umrah reguler yang berangkat dari Jakarta," lanjutnya.

Ilustrasi tiket murah.
Ilustrasi tiket murah. (instagram/malp_88)
Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved