2 Masalah Ini Jadi Alasan Bali Tidak Masuk List Destinasi Wisata 2020

Bali masuk dalam daftar destinasi yang sebaiknya tidak dikunjungi atau No List pada tahun 2020.

2 Masalah Ini Jadi Alasan Bali Tidak Masuk List Destinasi Wisata 2020
Ig/arierieshma
wisata di Bali 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bali masuk dalam daftar destinasi yang sebaiknya tidak dikunjungi atau No List pada tahun 2020.

Daftar tersebut dikeluarkan oleh Fodor's Travel, media wisata asal Amerika Serikat.

Bali sebagai pulau yang paling banyak dikunjungi di Indonesia dipandang telah menderita efek dari pariwisata massal.

Salah satu alasan yang dikemukakan Fodor's Travel adalah masalah sampah di Bali.

Tiket Murah ke Eropa, Terbang ke Madrid dari Bali Mulai Rp 7,5 Jutaan

Deretan Hotel Murah di Bali Cocok untuk Liburan Akhir Pekan, Tarif Mulai Rp 45 Ribuan

TONTON JUGA


Bali, seperti dikutip dari siaean pers dari Fodor's Travel, pada tahun 2017 dideklarasikan sebagai kawasan darurat sampah karena banyak sampah plastik di pantai dan tempat lainnya.

Menanggapi hal tersebut Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyebutkan Bali terus berbenah untuk masalah sampah. Tak hanya sampah, tetapi juga masalah kemacetan.

"Kita belum punya sistem yang terintegrasi mengenai sampah dari hulu ke hilir. Tapi saya dengar sudah ada Perda mengenai ini," katanya kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon, Selasa (19/11/2019).

Air Terjun Tegenungan, Gianyar, Bali
Air Terjun Tegenungan, Gianyar, Bali (Gigih Prayitno)

Ia menambahkan jangan sampai masalah sampah membuat wisatawan jadi mengurungkan niatnya ke Bali. Khawatirnya, lanjut Ida, wisatawan malah dianggap ikut berkontribusi menghasilkan sampah di Bali.

Bali sendiri sudah menetapkan pembatasan sampah plastik sekali pakai melalui Peraturan Gubernur Bali No.97/2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Tiga jenis plastik sekali pakai (PSP) antara lain kantung plastik, sterofoam, dan sedotan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved