7 Fakta Unik Starbucks, Kedai Kopi Terbesar dan Populer di Dunia

Dikutip TribunTravel.com dari laman This is Insider, berikut hal-hal yang belum banyak diketahui tentang Starbucks.

7 Fakta Unik Starbucks, Kedai Kopi Terbesar dan Populer di Dunia
Travel + Leisure
Starbucks 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hampir semua orang di Indonesia kini kenal Starbucks.

Dengan 20.336 kedai yang tersebar di 61 negara, Starbucks menjadi perusahaan kedai kopi terbesar di dunia.

Starbucks pun kerap menjadi tempat nongkrong generasi zaman now, bahkan meski mereka tidak selalu membeli kopinya.

Dikutip TribunTravel.com dari laman This is Insider, berikut fakta unik Starbucks yang belum banyak diketahui.

LIHAT JUGA:

1. Cuma master kopi saja yang mengenakan celemek hitam

Karyawan Starbucks mengatakan, celemek berwarna hitam disediakan hanya untuk "master kopi."

Barista Starbucks harus menjadi master kopi bersertifikat untuk memakai celemek hitam.

Setelah disetujui oleh manajer, mereka harus belajar segala hal yang perlu diketahui tentang kopi sebelum secara resmi disebut sebagai seorang ahli kopi.

Jadi, jika kamu punya pertanyaan tentang sesuatu yang lebih spesifik, carilah barista yang mengenakan celemek hitam.

Starbucks
Starbucks (Instagram/@starbucksindonesia)

2. Punya label rekaman sendiri

Starbucks sering dikenal dengan musik yang selalu dimainkan di latar belakang setiap toko.

Ternyata, Starbucks menganggap musik lebih serius daripada yang kita bayangkan.

Starbucks sebenarnya memiliki label rekaman sendiri yang disebut Hear Music.

Label rekaman ini dibuat dengan Concord Music Group pada 2007.

Ada musisi besar yang terlibat di dalamnya, seperti Paul McCartney, James Taylor, dan Joni Mitchell.

Jika mengunduh aplikasinya, kamu dapat menemukan informasi tentang lagu apa yang sedang diputar di toko, dan terkadang mendapatkan poin yang dapat ditukar dengan unduhan lagu gratis.

4 Teknik Penyajian Kopi Terunik di Indonesia, Ada yang Diseruput dari Piring

3. Kontroversi logo Starbucks

Sebagian besar orang mengenal logo Starbucks adalah putri duyung.

Putri duyung itu sebenarnya adalah siren.

Menurut mitologi, berbeda dengan putri duyung yang dikenal dengan kecantikannya sebagai makhluk setengah ikan, setengah perempuan, Siren lebih dikenal dengan nyanyiannya yang merdu.

Sebelum tahun 1987, logo Starbucks sangat kontroversial, karena siren itu tidak mengenakan baju dan memperlihatkan dadanya dengan jelas.

Pada 1992, pihak Starbucks mengubah logo ini menjadi sedikit lebih tertutup.

Starbucks
Starbucks (Instagram/@starbucksindonesia)

4. Nama Starbucks berasal dari buku Moby Dick

Pernahkah kamu bertanya-tanya dari mana asal nama "Starbucks"?

Menurut Thrillist, "Starbucks" mengacu pada tokoh utama dalam buku karangan Herman Melville, Moby Dick.

Sebenarnya nama awal yang digunakan untuk kedai kopi ini adalah Pequod, yakni nama kapal penangkap ikan milik Captain Ahab di Moby Dick.

Cara Pesan Menu Rahasia Starbucks Cinderella Latte yang Viral di Medsos

6 Varian Unik dari Starbucks yang Jarang Ditemukan di Indonesia

5. Meja bundar di Starbucks

Di Starbucks mana pun, ada dua jenis meja, yakni meja bundar dan meja persegi panjang.

Ada alasan tertentu di balik penggunaan meja bundar ini.

Menurut Reader's Digest, meja bundar dapat membuat pengunjung merasa lebih betah seperti di rumah ketika sedang sendirian di dalam kedai Starbucks.

6. Ada lebih dari 87 ribu kombinasi minuman yang bisa dibuat di Starbucks

Sebagian besar orang pasti pernah mendengar tentang "menu rahasia" Starbucks, yang pada dasarnya adalah daftar besar kombinasi minuman yang tidak ada di menu.

Melihat atau mencicipi semua opsi kombinasi minuman di Starbucks pasti akan memakan waktu yang sangat lama.

Sebab, juru bicara Starbucks Lisa Passe mengatakan kepada The Wall Street Journal, "Jika kamu minum semua minuman utama kami, melipatgandakannya dengan opsi pengubah dan sejumlah penyesuaian, kamu akan mendapatkan total lebih dari 87.000 kombinasi minuman."

Butuh berapa lama ya waktu yang dibutuhkan untuk mencicipi semua kombinasi minuman ini?

Starbucks
Starbucks (pexels.com)

7. Setiap tahun, Starbucks menghabiskan biaya lebih besar untuk jaminan kesehatan stafnya dibandingkan untuk biji kopi

Starbucks merupakan satu perusahaan yang menawarkan banyak fasilitas kepada para stafnya.

Termasuk jaminan kesehatan bagi staf yang bekerja 20 jam atau lebih dalam satu minggu.

Menurut CEO Starbucks pada 2008, Howard Schultz, Starbucks menghabiskan 300 juta dolar AS per tahun untuk jaminan kesehatan para stafnya.

Ini tentu nominal yang jauh lebih besar daripada nominal yang mereka keluarkan untuk membeli biji kopi.

(TribunTravel.com/Rizki A Tiara)

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved