Catat! Biaya Pembuatan Paspor Elektronik 2019

Berikut informasi biaya pembuatan Paspor Elektronik 2019 yang wajib traveler ketahui.

pikniek.com
Paspor Elektronik. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Paspor menjadi dokumen penting yang harus dimiliki jika ingin pergi ke luar negeri.

Ada dua jenis paspor di Indonesia yakni paspor biasa dan paspor elektronik (e-paspor).

Nah, kali ini TribunTravel akan memberikan informasi terkait biaya pembuatan paspor elektronik 2019.

Dirangkum TribunTravel, berikut biaya pembuatan paspor elektronik 2019.

- Biaya Pembuatan Paspor Elektronik

Ada beberapa tarif yang dikenakan untuk pembuatan Paspor Elektronik, dilansir TribunTravel dari laman Imigrasi Jakarta Selatan, Sabtu (7/9/2019) di antaranya:

1. E-Paspor 48 halaman untuk WNI perorangan Rp 600.000.

2. E-Paspor 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan kelalaian Rp 800.000.

Ini Perbedaan Paspor Biasa dan E-Paspor, Mana yang Lebih Unggul?

Traveler Wajib Tahu, Alasan Hanya Ada 4 Warna Paspor di Dunia

3. E-Paspor 48 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp 600.000.

4. E-Paspor 24 halaman untuk WNI perorangan Rp 350.000.

Tonton juga: 

5. E-Paspor 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan kelalaian Rp 400.000.

6. E-Paspor 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alam dan awak kapal yang kapalnya tenggelam Rp 350.000.

7. Jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik Rp 55.0000.

Penghitungan total biaya membuat e-paspor ini akan disesuaikan dengan jenis paspor yang pemohon pilih.

Kemudian akan ditambah dengan biaya jasa biometrik sebesar Rp 55 ribu.

Misalnya, pemohon mengajukan pembuatan e-paspor 48 halaman, maka total biayanya adalah Rp 655.000.

Berikut cara membuatPaspor Elektronik secara online.

Sebelum membuat Paspor Elektronik ada beberapa dokumen yang perlu pemohon siapkan terlebih dahulu sebagai berikut.

- Dokumen yang dibutuhkan

1. KTP elektronik yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri (asli dan fotokopi).

2. Kartu Keluarga (asli dan fotokopi).

3. Akta kelahiran, Akta Perkawinan atau buku nikah, ijazah atau surat baptis (asli dan fotokopi).

4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan (asli dan fotokopi).

5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang jika telah mengganti nama (asli dan fotokopi)

6. Paspor lama jika telah memiliki paspor biasa

Bagi pemohon yang sudah mempunyai paspor biasa dan ingin merubahnya menjadi e-paspor bisa menyiapkan beberapa dokumen berikut:

1. Paspor lama (yang diterbitkan di atas tahun 2009, baik yang masih berlaku atau tidak) asli dan fotokopi.

2. KTP Elektronik (asli dan fotokopi)

- Cara membuatPaspor Elektronik

1. Unduh Layanan Paspor Online di app store atau buka website https://antrian.imigrasi.go.id/ untuk melakukan pendaftaran via website.

2. Masukkan username, password, NIK, nomor telepon, email dan alamat dan klik daftar.

3. Setelah itu, periksa email untuk melakukan verifikasi dan aktivasi akun.

4. Masukkan akunmu dan pilih Epaspor48h dan halaman akan menunjukkan tanggal registrasi waktu dan jumlah pemohon (maksimal lima orang dan harus anggota keluarga inti).

5. Setelah memilih hal-hal tersebut, pemohon akan diarahkan untuk memasukkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

6. Setelah mengisi data yang diperlukan, imgirasi.go.id akan mengemail pemohon sesuai dengan email yang terverifikasi di akun.

Email akan berisi nomor unik yang bisa pemohon gunakan untuk pembayaran ke teller bank atau lewat tranfer ke virtual akun tertentu.

Per 1 September 2016, pemohon e-paspor dapat melakukan pembayaran ke lima bank, yaitu Bank Mandiri, BNI46, BRI, BCA, dan Pos Indonesia.

Setelah itu, pemohon akan diberi bukti pembayaran berisi nomor jurnal bank.

7. Validasi bukti pembayaran

Buka email yang sebelumnya dikirim oleh imigrasi dan klik tanda 'lanjut'.

Halaman akan beralih ke konfirmasi pembayaran bank, isi dengan nomor unik yang diberi bank dan pemohon akan dikirimi email konfirmasi tanggal kedatangan dan formulir perjalanan.

Isi formulir tersebut dengan tinta hitam.

Perlu diingat, pemohon harus tetap datang ke Kantor Imigrasi untuk melengkapi beberapa berkas dan mengambil e-paspor.

Untuk saat ini, pembuatan e-paspor hanya bisa dilakukan di DKI Jakarta, Surabaya, dan Batam.

Jika tinggal di luar daerah tersebut, pemohon harus mendatangi salah satu kantor yang telah disebutkan.

Cara Membuat E-Paspor Baru 2019 Secara Online, Mudah dan Cepat

Itinerary Brisbane 3 Hari 2 Malam, Panduan Liburan ke Australia Bagi Pemula

Traveler Wajib Tahu, Ini 6 Tempat Belanja Murah di Australia

Festival Payung 2019, Pengunjung Bisa Belajar Tradisi Nusantara Hingga Jepang

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved