Liburan ke Selandia Baru

8 Fakta Unik Selandia Baru, Negara yang Lebih Banyak Dihuni Binatang daripada Manusia

Ada beberapa fakta unik Selandia Baru yang diketahui para wisatawan. Sebelum liburan ke sana, sebaiknya traveler mengetahui fakta unik Selandia Baru

8 Fakta Unik Selandia Baru, Negara yang Lebih Banyak Dihuni Binatang daripada Manusia
Activeadventures
Ilustrasi fakta unik Selandia Baru 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selandia Baru menjadi satu destinasi yang menarik dikunjungi wisatawan.

Selain menarik dikunjungi, ada beberapa fakta unik Selandia Baru yang diketahui para wisatawan.

Sebelum liburan ke Selandia Baru, sebaiknya traveler mengetahui fakta unik Selandia Baru.

Beberapa fakta unik Selandia Baru hanya bisa kamu temukan saat mengunjunginya.

Berikut beberapa fakta unik Selandia Baru yang wajib kamu ketahui.

1. Tidak ada ular

Mirip seperti Hawaii, Selandia Baru juga tidak memiliki ular.

Selandia Baru tidak punya hewan laba-laba, ubur-ubur atau hewan merayap lainnya.

Tonton juga:

Panduan Mengemudi di Selandia Baru bagi Traveler, Perhatikan Aturan Jalan

7 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Liburan ke Selandia Baru

Di Selandia Baru tidak ada hewan yang menyeramkan.

2. Punya nama daerah unik

Tempat dengan nama terpanjang
Tempat dengan nama terpanjang (newzealand.com)

Satu daerah di Selandia Baru disebut sebagai daerah dengan nama terpanjang.

Hawks Bay adalah nama tempat terpanjang yang ditemukan di negara berbahasa Inggris mana pun.

Namanya adalah Taumatawhakatangihangaoauauotameteaturipukakapikimaungahoronukupokaiwhenuakitanatahu yang berarti Tempat di mana Tamatea, pria dengan lutut besar, yang meluncur, memanjat dan menelan gunung, yang dikenal sebagai pemakan tanah, memainkan seruling hidungnya kepada orang yang dicintainya.

6 Olahan Tape Khas Bondowoso, Ada Tape Manis hingga Tapai Ngambeng

3. Tempat lahir bungee jumping

Bungee jumping.
Bungee jumping. (buckitdream.com)

Bungee jumping dimulai di Selandia Baru pada tahun 80-an.

AJ Hackett merancang tali bungee elastis, dan memulai operasi bungee jumping di lepas Jembatan Kawarau di Queenstown.

5 Cara Pesan Tiket Kereta Api Lokal Lewat Aplikasi KAI Access

4. Tidak perlu memberi tip

Banyak negara mengharuskan tip saat makan di hotel ataupun restoran.

Di Selandia Baru tak perlu memberi tip karena akan langsung disertakan dalam tagihan.

Hal ini juga berlaku untuk supir taksi, meski mereka tidak menolak kalau diberikan uang tambahan.

5. Dihuni banyak hewan

Hewan di Selandia Baru
Hewan di Selandia Baru (newzealand.com)

Hanya lima persen dari total populasi Selandia Baru adalah manusia.

Sedangkan 95 persen sisanya adalah binatang.

6 Hotel Murah di Kyoto, Cocok untuk Para Backpacker

6. Punya tiga bahasa resmi

Tradisi Hongi atau adu hidung Suku Maori di New Zeland
Tradisi Hongi atau adu hidung Suku Maori di New Zeland (instagram/all.poly)

Bahasa Inggris memang menjadi bahasa utama Selandia Baru.

Namun, Maori juga termasuk bahasa resmi.

Hanya sekitar 3 persen dari populasi yang benar-benar berbicara bahasa Maori.

Bahasa resmi ketiga adalah bahasa isyarat.

Selandia Baru adalah negara pertama yang menggunakan bahasa isyarat sebagai bahasa resmi.

12 Fakta Unik Australia, Rumah Bagi Hewan Mematikan di Dunia

6 Tempat Wisata di Gunung Kidul yang Ramah Keluarga, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

PT KAI Ingatkan Selfie di Sekitar Rel Kereta Api Membahayakan dan Ada Ancaman Pidana

7. Ada beberapa iklim

Jika kamu di Selandia Baru bisa menikmati iklim berbeda saat melakukan perjalanan.

Kamu bisa mendapatkan pengalaman iklim berbeda dengan jarak tempuh 4 atau 5 jam berkendara.

8. Tidak pernah jauh dari pantai

Meskipun iklim di Selandia Baru berbeda-beda, negara ini termasuk negara yang tak bisa jauh dari pantai.

Di manapun kamu tinggal di Selandia Baru, hanya berjarak maksimal 120 km dari pantai.

(TribunTravel.com/Arif Setyabudi)

Ikuti kami di
Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved