Memancing Ikan Bersama Burung Dandang,Tradisi Unik yang Mulai Langka

Burung dandang punya paruh memanjang kedepan dan biasanya banyak ditemukan di sungai.

Memancing Ikan Bersama Burung Dandang,Tradisi Unik yang Mulai Langka
Instagram @outlooktraveller
Instagram @outlooktraveller, Tradisi Memancing Bersama Burung Dandang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Memancing adalah salah satu hobi yang bisa dilakukan di waktu luang.

Dari hobi, memancing bisa menjadi pekerjaan yang menyenangkan untuk ditekuni.

Memancing membutuhkan kesabaran karena harus menunggu ikan yang menghampiri umpan di kail pancing.

Alat yang diperlukan untuk memancing adalah alat pancing, kail, dan umpan.

Umpan ini bisa menggunakan ikan, cacing, udang kecil maupun tiruan ikan untuk memancing di laut.

Ada berbagai tempat untuk memancing antara lain di laut, sungai, kolam pemancingan dan danau.

Selain hobi, memancing adalah tradisi yang dilakukan penduduk di berbagai belahan dunia. Bahkan ada tradisi unik di beberapa negara, yaitu memancing ikan dengan burung dandang.

Burung dandang punya paruh memanjang kedepan dan biasanya banyak ditemukan di sungai. Burung ini punya badan seukuran bebek namun ada juga yang berukuran kecil.

Burung ini biasanya berburu ikan di sungai bahkan bisa berenang dalam air.

Dikutip dari Bobo.id, burung dandang di Indonesia djuga dikenal dengan sebutan burung gagal atau burung dendang.

Dalam bahasa Inggris, burung ini dinamakan cormorant.

Cormorant fishing, adalah tehnik memancing dengan burung dandang.

Tradisi ini banyak dilakukan di wilayah Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea. Sementara di berbagai dunia tradisi ini dilakukan di negara Yunani, Macedonia Utara, Inggris, dan Prancis.

Nelayan memelihara burung ini untuk menangkap ikan.

Caranya ketika mencari ikan, nelayan mengikatkan tali yang agak longgar ke leher burung dandang.

Kemudian, burung ini akan berenang kedalam air mencari ikan.

Ikan yang ditangkap nantinya tersimpan dalam kantung mulut di burung dandang.

Ikatan di leher burung ini mencegah ikan yang berukuran paling besar agar tidak tertelah dimakan burung dandang.

Lalu, nelayan mengeluarkan ikan besar hasil tangkapan dari mulut burung dandang.

Nelayan memberikan ikan-ikan kecil sebagai makanan untuk hasil tangkapan ke burung dandang.

TONTON JUGA :

5 Tempat Wisata Sekitar Kampung Halaman Betrand Peto, Anak Laki-laki Ruben Onsu

Diduga Mabuk Saat Penerbangan, Pramugari Ini Ditangkap dan Dipecat

Rekomendasi 10 Tempat Makan Pempek Enak di Jogja

Seiring berjalannya waktu, tradisi memancing bersama burung semakin sedikit dilakukan oleh para nelayan.

Dahulu, para nelayan di negara Jepang dan Tiongkok menganggap burung dandang seperti teman atau keluarga sendiri.

Di abad ke-17, ada puisi Jepang yang menceritakan nasib burung dandang yang menyedihkan karena dijadikan alat penangkap ikan.

Burung dandang bisa menangkap ikan dengan cepat, namun sekarang nelayan modern memilih memakai jaring ikan.

Di Jepang, tradisi ini dinamakan tradisi Ukai.

Tradisi Ukai sekarang ini dilakukan untuk atraksi budaya turis mancanegara.

Sementara di Tiongkok, tradisi memancing dengan burung dandang dijadikan atraksi budaya.

Beberapa nelayan masih melakukan tradisi ini.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Tradisi Unik Memancing Ikan Bersama Burung Dandang

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved