Breaking News:

Kisah-kisah Unik yang Mewarnai Perjuangan Bangsa Indonesia Merebut Kemerdekaan

Pada 17 Agustus 2019 Republik Indonesia genap berusia 74 tahun. Berikut Kisah-kisah unik yang mewarnai kemerdekaan Indonesia.

katailmu.com
Peristiwa pembacaan teks Proklamasi oleh Ir. Soekarno. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pada 17 Agustus 2019 Republik Indonesia genap berusia 74 tahun.

Sebuah perjalanan panjang sejak para pejuang dengan gigih merebut kemerdekaan dari penjajah. Perjalanan tak mudah hingga sampai ke masa ini dengan berbagai cerita dan sejarah.

Berikut Kisah-kisah unik yang mewarnai kemerdekaan Indonesia dikutip Tribunjogja.com dari Gramedia.com :

1. Tiang bendera

Event upacara bendera di Indonesia biasanya dilakukan setiap hari Senin ataupun saat memperingati hari-hari nasional.

Upacara ini memang identik dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh Paskibraka. Tiang bendera haruslah kokoh dan kuat agar bendera dapat berkibar dengan gagah. Sehingga seringkali tiang bendera terbuat dari besi yang kokoh.

Namun tahukah kamu, ternyata tiang bendera yang digunakan saat upacara pertama kali setelah Indonesia merdeka hanyalah menggunakan tiang yang terbuat dari bambu.

Bendera Pusaka pertama tersebut dinaikkan di rumah Soekarno yang berada di Jalan Pengangsaan Timur No. 56, Jakarta, sesaat setelah Soekarno membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Saat itu Bendera dinaikkan pada tiang bambu di mana bambu tersebut digunakan dengan cara diberi tali dan ditanam beberapa langkah saja dari teras rumah.

Pengibaran bendera dilakukan oleh Paskibraka yang dipimpin oleh Kapten Latief Hendraningrat.

Walaupun hanya menggunakan tiang bambu, namun suasana upacara sangat khidmat sembari menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan lantang.

2. Naskah Proklamasi

Pembuatan naskah proklamasi di dalam buku sejarah memang diceritakan bahwa naskah dibuat oleh Soekarno dan Hatta di kediaman Laksamana Maeda setelah melalui diskusi yang cukup panjang.

Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta sekitar pukul 4 pagi pada 17 Agustus 1945.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved