Breaking News:

Bergaji Rendah, Bisakah 'Fresh Graduate' Traveling ke Luar Negeri?

Para pekerja awal ini punya banyak hal yang ingin dipenuhi dari gaji. Mulai dari barang sampai liburan yang selama ini diimpikan.

Editor: Sinta Agustina
farawaylucy.com
Ilustrasi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Beberapa waktu terakhir ini ramai perbincangan mengenai alumnus Universitas Indonesia yang baru saja mengikuti wawancara kerja.

Bukannya senang ditawari gaji sebesar Rp 8 juta, si alumnus justru menuliskan kata-kata 'tak pantas' melalui InstaStory-nya.

Tangkapan layar InstaStory itupun akhirnya menjadi viral di media sosial.

Tangkapan layar InstaStory alumnus Universitas Indonesia
Tangkapan layar InstaStory alumnus Universitas Indonesia (IST)

Mayoritas mahasiswa yang baru lulus kuliah dan memasuki dunia kerja biasanya punya euforia tersendiri.

Akhirnya punya pendapatan yang dihasilkan dari jerih upaya sendiri.

Para pekerja awal ini punya banyak hal yang ingin dipenuhi dari gaji.

Mulai dari barang sampai liburan yang selama ini diimpikan.

"Saya liburan ke India tapi uangnya belum cukup. Buat sih mungkin, karena India itu low budget. Tapi sih kayanya gak cukup sih, harus nabung agak lama kalau kerja sehabis lulus," kata Amanda, mahasiswa yang baru lulus sebuah perguruan tinggi negeri di Jawa Barat kepada KompasTravel.

Namun tentunya dengan gaji baru yang terbilang minim, untuk mewujudkan impian ke luar negeri tentu punya tantangan tersendiri.

Pertanyaannya bisakah pekerja awal (fresh graduate) berwisata ke luar negeri misalnya Jepang?

"Mungkin bisa dengan menabung untuk beberapa tahun ke depan. Justru yang bahaya kalau dia ikut lifestyle. Terus mengandalkan hutang, tanpa berpikir efek ke depannya apa," jelas Perencana Keuangan Metta Anggriani di kelas Perencanaan Keuangan bersama Jenius x Metta Anggriani, Menara BTPN, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved